Kairagi Satu (Manado), SUDARA.ID – Ruang Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menjadi saksi solidnya sinergitas antarlembaga di Nyiur Melambai, Jumat (14/8/2026). Dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen, didampingi Wakil Ketua Royke Anter dan Stella Runtuwene, jembatan aspirasi rakyat Sulut ini menggelar Rapat Paripurna Istimewa menyimak siaran langsung Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI–DPD RI.
Suasana khidmat menyelimuti ruangan tatkala jajaran pimpinan dan anggota DPRD Sulut duduk berdampingan dengan jajaran eksekutif, yakni Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, dan Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, SH, MH, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kehadiran lintas unsur pimpinan daerah ini menegaskan satu pesan kunci: Sulawesi Utara siap menyelaraskan langkah dengan kompas pembangunan nasional.
DPRD Sulut Kawal Arah Kebijakan Nasional
Bagi lembaga legislatif Sulawesi Utara, agenda tahunan menjelang Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini bukan sekadar rutinitas seremoni kenegaraan. DPRD Sulut memandangnya sebagai momentum strategis untuk mencermati road map pembangunan nasional yang dipaparkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Ketua DPRD Sulut, Fransiscus Andi Silangen, menekankan bahwa seluruh catatan kinerja dan program strategis pusat harus ditangkap secara presisi oleh daerah agar eksekusi di lapangan berjalan linear.
”Kehadiran kita bersama pemerintah daerah dan Forkopimda hari ini menunjukkan komitmen tak tergoyahkan. DPRD Sulut siap mengawal, mengawasi, dan menyelaraskan setiap produk regulasi daerah agar sejalan dengan arah kebijakan strategis nasional demi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara,” tegas pimpinan dewan.
Soroti 121 Kebijakan Transformatif dan 4 Pilar Presiden Prabowo
Dalam pidato kenegaraannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan capaian masif pemerintah pusat yang berhasil mengeksekusi 121 kebijakan transformatif dalam kurun waktu 21 bulan (663 hari kerja). Angka ini mencerminkan ritme kerja tinggi, di mana rata-rata satu kebijakan strategis lahir setiap lima hari sekali demi mengurai persoalan struktural yang sempat mangkrak puluhan tahun.
Langkah akselerasi tersebut dipandu oleh 4 Pilar Pedoman Utama:
1. Mandat Konstitusi: Menjaga dan menjalankan seluruh amanat UDS 1945.
2. Kepentingan Inti Nasional (Core Interest): Mengelola kedaulatan ekonomi dan sumber daya alam secara mandiri untuk kemakmuran rakyat.
3. Solusi Cepat: Bergerak responsif meringankan beban hidup masyarakat dalam waktu sesingkat-singkatnya.
4. Orientasi Jangka Panjang: Memastikan setiap kebijakan berdampak keberlanjutan bagi generasi penerus bangsa.
Membumikan Gagasan Pusat di Bumi Nyiur Melambai
Poin-poin krusial dalam pidato Presiden tersebut menjadi modal berharga bagi DPRD Sulut dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran (budgeting), dan pengawasan (oversight).
Penguatan kedaulatan ekonomi, hilirisasi komoditas lokal, serta percepatan pelayanan publik yang digelorakan Presiden Prabowo akan diterjemahkan oleh DPRD Sulut bersama Gubernur Yulius Selvanus dan Wagub Victor Mailangkay ke dalam kebijakan daerah yang aplikatif.
Momentum peringatan HUT ke-81 RI ini pun ditutup dengan optimisme tinggi. Sinergi yang kokoh antara DPRD, Pemerintah Provinsi, Forkopimda, dan pelaku usaha di Sulawesi Utara dipastikan siap menjawab tantangan zaman—memastikan bahwa kemajuan yang dirancang di Jakarta, dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh setiap warga di pelosok Sulawesi Utara.
