Bitung, SUDARA.ID – Puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2577, Cap Go Meh di Kota Bitung dipastikan bakal berlangsung meriah. Klenteng Seng Bo Kiong secara resmi mengumumkan bahwa ritual sakral Goan Siau, atau yang lebih dikenal dengan Cap Go Meh, telah mendapatkan restu untuk dilaksanakan secara terbuka dan dapat disaksikan langsung oleh masyarakat umum pada Selasa, 3 Maret 2026.
Kepastian ini membawa angin segar bagi warga dan wisatawan, karena ritual suci tersebut dipastikan dapat kembali menyapa publik di jalanan utama Kota Bitung tahun ini dengan gempita atraksi budaya dan sakralitas spiritual yang selalu dinanti-nantikan oleh ribuan pasang mata.
Kepastian pelaksanaan ini dikonfirmasi langsung oleh Angwyn Wiryang, pengurus Klenteng Seng Bo Kiong sekaligus perwakilan umat Buddha di Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bitung, pada Sabtu (21/2/2026).
”Ritual Prosesi Goan Siau atau Cap Go Meh Tahun Imlek 2577 di Klenteng Seng Bo Kiong Bitung telah direstui untuk dilaksanakan keluar di jalan raya,” tandas Angwyn.
Angwyn juga menyampaikan pesan mendalam bagi seluruh umat dan elemen yang terlibat dalam persiapan acara besar ini.
”Selamat menjalankan upacara suci bagi semua umat Klenteng, Persaudaraan Tao Tan, dan seluruh pihak yang terlibat. Mari kita sukseskan bersama prosesi Goan Siau yang akan dilaksanakan pada tanggal 3 Maret 2026 di Kota Bitung,”ujar Angwyn Wiryang.
Kabar gembira ini tidak hanya menandai puncak kemeriahan Imlek 2577, tetapi juga mempertegas identitas Kota Bitung sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi.
Bagi masyarakat setempat, Cap Go Meh bukan sekadar ritual keagamaan bagi umat Klenteng dan Persaudaraan Tao Tan, melainkan pesta rakyat yang menyatukan berbagai lapisan masyarakat.
Dukungan penuh dari Pemerintah Kota Bitung dan tokoh lintas agama yang tergabung dalam FKUB membuktikan bahwa perhelatan ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kekayaan budaya lokal.
Mengingat antusiasme yang diprediksi akan membludak, partisipasi aktif masyarakat dari berbagai latar belakang sangat diharapkan untuk menjaga ketertiban dan kekhidmatan selama prosesi berlangsung.
”Mari kita sukseskan bersama dan sambut berkah serta kedamaian di tahun Imlek 2577 ini!” pungkasnya.
Selain ritual utama, acara akan dimeriahkan dengan atraksi Barongsai, Tarian Kabasaran, dan parade budaya Nusantara. Sebuah momen istimewa untuk menyaksikan kemeriahan yang menyatukan sakralitas tradisi dan hangatnya kebersamaan sebagai wujud nyata harmonisasi lintas budaya yang kian mempererat persaudaraan di Kota Bitung.
