Manado, SUDARA.ID – Di tengah lonjakan tajam sektor pariwisata Sulawesi Utara (Sulut) di awal tahun 2026, Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, mengeluarkan instruksi tegas bagi jajaran birokrasi. Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) diperintahkan untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan sebagai kunci utama mempertahankan tren positif kunjungan wisatawan di Bumi Nyiur Melambai.
Penegasan ini disampaikan Gubernur Yulius saat memimpin Apel Perdana ASN usai libur Lebaran di Lapangan Kantor Gubernur, Manado, Senin (30/3/2026). Di hadapan ribuan abdi negara, ia menekankan bahwa keindahan daerah adalah tanggung jawab moral yang tidak bisa ditawar.
Gubernur Yulius secara spesifik menginstruksikan agenda rutin “Korve” atau kerja bakti pembersihan lingkungan di setiap sektor kantor. Ia meminta setiap instansi tidak perlu lagi menunggu perintah untuk bergerak demi menjaga wajah provinsi di mata dunia.
”Jadi Rabu dan Kamis, Work From Home (WFH). Selasa dan Jumat tetap melaksanakan korve, tidak perlu disuruh lagi. Para pimpinan semua Selasa pagi bersihkan sektor kantornya masing-masing, hari Jumat akan dikoordinir oleh provinsi untuk ke mana kita melakukan korve,” tegas Gubernur Yulius.
Ia pun mengingatkan agar ASN memiliki kepedulian tinggi terhadap sampah plastik dan puntung rokok. “Ini tetap harus kita laksanakan, ini perintah Presiden jangan coba-coba melawan. Kita harus jaga keasrian, kebersihan, kerapian, keindahan provinsi kita, apalagi di sektor, kita jangan coba-coba ada sampah!” tegasnya.
Gubernur menekankan bahwa raihan prestasi pariwisata saat ini tidak datang begitu saja, melainkan hasil dari kerja keras bersama dalam menjaga lingkungan. Ia ingin ASN tidak hanya bekerja di belakang meja, tetapi juga menjadi motor penggerak bagi masyarakat luas.
”Ini bukan karena pariwisata saja, ini karena kita semua ASN mau bersih-bersih. ASN ajak masyarakat juga untuk bersih-bersih supaya keindahan, kerapian, kebersihan itu terlihat dan tersiarkan, karena kita mau menjaga daerah kita lingkungan kita kebersihannya kalau lingkungannya bersih pasti itu sehat, sehat itu bagian dari iman,” ungkap Gubernur Yulius di tengah arahannya.
Instruksi ini selaras dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara Maret 2026 yang mencatat lonjakan Wisatawan Mancanegara (Wisman) sebesar 34,61 persen pada Januari 2026.
Gubernur menekankan bahwa posisi Sulawesi Utara yang kini menempati peringkat kedua nasional dalam kunjungan pariwisata merupakan prestasi prestisius yang wajib dijaga. Menurutnya, tampilan daerah yang prima dan kebersihan lingkungan menjadi faktor penentu utama dalam menjaga daya tarik serta minat wisatawan untuk berkunjung ke Bumi Nyiur Melambai.
”Pariwisata kita sekarang meningkat. Ini peluang bagi kita, ruang bagi kita. Saat ini kita nomor dua di Indonesia, kunjungan wisman harus dipertahankan dan ditingkatkan. ASN perlu hadir, perlu tampilan untuk pariwisata,” ujarnya optimis.
Untuk memastikan gerakan ini masif, Gubernur meminta Sekprov berkoordinasi dengan Forkopimda guna melaksanakan korve gabungan setiap Jumat agar hasilnya optimal dan terarah.
Menutup arahannya, Gubernur Yulius mengapresiasi kinerja ASN selama setahun terakhir yang mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah tanpa menaikkan beban pajak bagi rakyat. Namun, ia mengingatkan bahwa beban tugas ke depan tidaklah ringan.
”Saya ingin kita ini kompak. Kompak dalam kebenaran, kompak dalam bekerja. Tugas tanggung jawab kita ini cukup besar dalam pelayanan kepada masyarakat. Saya ingin kekompakan ini nyata,” pungkasnya.
![[ASN SULUT JAGA WAJAH PARIWISATA!] Gubernur Yulius Selvanus dan jajaran ASN Pemprov Sulut kompak lakukan korve kebersihan pantai (kanan). Aksi ini menegaskan komitmen Gubernur untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri sebagai fondasi utama pariwisata Sulawesi Utara. Jangan coba-coba ada sampah! (Foto: Istimewa/Dok.SUDARA.ID)](https://sudara.id/wp-content/uploads/2026/04/InCollage_20260401_153019950.jpg)