Minahasa Tenggara, sudara.id – Dua pendaki yang sempat dilaporkan terjebak di kawasan Gunung Soputan akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh Tim SAR Gabungan. Dengan ditemukannya kedua korban, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) resmi ditutup.
Kedua pendaki tersebut diketahui bernama Arya Kamasi dan Jun Sutuyu, warga Desa Kakenturan. Informasi awal mengenai kejadian ini diterima melalui Call Center 110 Polres Minahasa Selatan dan kemudian diteruskan ke Basarnas Sulawesi Utara.
Tim Rescue dari Pos SAR Amurang tiba di basecamp Desa Sillian pada pukul 15.45 Wita, Selasa (17/3) dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya yang telah berada di lokasi. Selanjutnya, tim melakukan pencarian dengan metode tracking menuju titik yang diduga menjadi lokasi korban.
Setelah upaya pencarian intensif, kedua pendaki berhasil ditemukan pada pukul 17.20 Wita. Tim segera memberikan penanganan medis dasar di lokasi sebelum melakukan proses evakuasi. Pada pukul 18.20 Wita, keduanya berhasil dibawa kembali ke basecamp Desa Sillian. Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya cedera serius.
Tim Sar Gabungan Kerahkan Drone Thermal, Pencarian Korban Hilang Banjir Bandang Sitaro Berlanjut
Selanjutnya, kedua korban diserahkan kepada pihak keluarga dalam kondisi selamat.
Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Kantor SAR Manado, Pos SAR Amurang, Polsek Touluaan, Saka SAR, serta BPBD Kabupaten Minahasa Tenggara.
Kepala Basarnas Sulawesi Utara, George L.M. Randang, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi tersebut. Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan serta mempersiapkan diri dengan baik sebelum melakukan aktivitas pendakian.
Dengan berakhirnya proses evakuasi ini, seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dan operasi SAR dinyatakan resmi ditutup. Mz
