Scroll untuk baca artikel
Example 360x360
Example 728x250
Berita Utama

Pansus DPRD Sulut Bedah LKPJ Gubernur 2025: SKPD Fokus Paparkan Detail Realisasi Anggaran

×

Pansus DPRD Sulut Bedah LKPJ Gubernur 2025: SKPD Fokus Paparkan Detail Realisasi Anggaran

Sebarkan artikel ini
BEDAH ANGGARAN: Suasana rapat Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Gubernur Tahun Anggaran 2025 di Ruang Paripurna DPRD Sulut, Senin (13/4/2026). Rapat ini menghadirkan jajaran SKPD Pemprov Sulut untuk memaparkan detail realisasi penggunaan anggaran dan capaian kinerja fisik tahun 2025. (Foto: Ridho L Tobing)
BEDAH ANGGARAN: Suasana rapat Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Gubernur Tahun Anggaran 2025 di Ruang Paripurna DPRD Sulut, Senin (13/4/2026). Rapat ini menghadirkan jajaran SKPD Pemprov Sulut untuk memaparkan detail realisasi penggunaan anggaran dan capaian kinerja fisik tahun 2025. (Foto: Ridho L Tobing)
Example 468x60

Manado, SUDARA.ID – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mulai membedah Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025. Rapat pembahasan realisasi anggaran bersama jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov Sulut ini digelar di Ruang Paripurna DPRD Sulut, Senin (13/4/2026).

​Rapat dibuka langsung oleh Ketua DPRD Sulut sekaligus Koordinator Pansus, dr. Fransiscus A. Silangen, SpB-KBD, didampingi Wakil Ketua DPRD Sulut Stella Runtuwene. Jalannya pembahasan kemudian dipimpin Ketua Pansus Raski Mokodompit, Wakil Ketua Louis Schramm, Sekretaris Remly Kandoli, serta dihadiri anggota Pansus lainnya.

Example 300x600

​Pembahasan dijadwalkan berlangsung selama dua hari hingga Selasa (14/4). Mekanisme pembahasan dilakukan secara panel berdasarkan koordinasi Keasistenan 1, 2, dan 3. Di hari pertama, perangkat daerah di bawah Keasistenan 1 dan 2 mendapat giliran awal memaparkan kinerja mereka.

Baca juga:   Gerindra Manado Bagikan 1000 Paket Makanan Kepada Warga di Empat Lokasi Terdampak Banjir 

​Dalam rapat ini, seluruh kepala perangkat daerah diwajibkan hadir langsung dengan menyertakan dokumen pendukung yang telah ditandatangani. Kelengkapan tersebut mencakup Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) 2025, laporan realisasi fisik dan keuangan, laporan pengawasan anggaran dalam SIPD, serta rincian bantuan yang bersumber dari APBD 2025.

​Suasana rapat sempat menghangat saat anggota Pansus memberikan interupsi terkait substansi paparan SKPD. Jeane Laluyan mengingatkan para kepala dinas agar tidak sekadar memaparkan visi-misi, melainkan fokus pada pertanggungjawaban dana.

Baca juga:   Aksi Tolak RUU TNI Rusak Fasilitas Kantor DPRD Sulut, Dua Peserta Aksi Diamankan

​”Kita ini Pansus LKPJ, melaporkan penggunaan anggaran. Kami tidak ingin mendengar visi-misi dari tiap SKPD. Misal diberi anggaran Rp5 miliar, realisasinya seperti apa? Penekanannya pada penggunaan keuangan!” tegas Jeane.

​Senada, Royke Roring menekankan pentingnya korelasi anggaran dengan hasil nyata. “Intinya bukan hanya penggunaan keuangan, tapi bagaimana dampaknya terhadap indikator, apakah tercapai atau tidak? Ini ada pengaruhnya tidak terhadap RPJMD di tahun pertama,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua Pansus Louis Schramm meminta pejabat SKPD bersikap efisien. “Langsung saja ke intinya,” ucapnya singkat.

Baca juga:   Bangga! Sanggar Tarsier Cute Bitung "Nge-Jam" Kolintang Bareng Menteri Ekraf dan Gubernur Sulut

​Menanggapi dinamika tersebut, Ketua Pansus Raski Mokodompit menilai capaian program kerja Pemprov Sulut 2025 secara umum cukup baik, meski keputusan final belum diambil.

​”Laporan yang disampaikan bisa kita nilai bersama, kinerjanya cukup baik. Tapi nanti kita ambil keputusan pada finalisasi akhir terkait rekomendasi Pansus. Besok masih ada seharian pembahasan, mungkin setelah itu kita akan turun langsung ke lapangan,” pungkas Raski.

​Pembahasan LKPJ ini menjadi bagian vital dari fungsi pengawasan DPRD Sulut guna memastikan APBD 2025 digunakan secara akuntabel bagi masyarakat Sulawesi Utara.

Example 300250
Example 120x600
Example 300250 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *