Maesa (Bitung), SUDARA.ID – Pemerintah Kota Bitung mempertegas komitmennya dalam mewujudkan daerah yang ramah anak dan bebas kekerasan. Langkah nyata tersebut ditandai dengan pengukuhan pengurus Forum Anak Daerah (FAD) Kota Bitung serta pelaksanaan Rapat Lintas Sektor Assessment Psikologi Anak di Satuan Pendidikan yang berlangsung di Ruang Sidang Lantai IV Kantor Walikota Bitung, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Walikota Bitung, Hengky Honandar, S.E., bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bitung, Ny. Ellen Honandar-Sondakh, S.E. Kolaborasi antara kepemimpinan daerah dan gerakan pemberdayaan keluarga ini menjadi fondasi utama dalam memperkuat sistem perlindungan serta pemenuhan hak anak di Kota Bitung.
Dalam agenda tersebut, sebanyak 39 anak secara resmi dilantik sebagai pengurus FAD Kota Bitung. Kehadiran Ny. Ellen Honandar-Sondakh menegaskan peran vital TP PKK sebagai mitra pemerintah yang menjangkau unit terkecil masyarakat, yakni keluarga.
”Peran partisipasi anak dan perlindungan terhadap mereka harus dibangun kuat sejak dari lingkungan keluarga. Keluarga adalah tempat pertama bagi anak untuk belajar berkomunikasi, menyampaikan pendapat secara santun, dan memahami hak serta kewajibannya,” ujar Ny. Ellen Honandar-Sondakh di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan, keterlibatan TP PKK bertujuan untuk memastikan bahwa penguatan karakter, pola asuh yang ramah anak, serta pencegahan kekerasan tidak hanya berhenti pada tataran organisasi, tetapi terimplementasi langsung di rumah tangga.
Sementara itu, Walikota Bitung Hengky Honandar menekankan agar keberadaan FAD Kota Bitung tidak sekadar menjadi simbol organisasi yang bersifat seremonial. Ia mendorong para pengurus untuk bertindak aktif sebagai pelopor dan pelapor (2P) di tengah masyarakat dan lingkungan sekolah.
”Forum Anak Daerah harus menjadi ruang nyata bagi anak-anak kita untuk menyuarakan aspirasi dan mengambil bagian dalam pembangunan. Sebagai pelopor dan pelapor, pengurus FAD harus berani menyuarakan isu-isu anak serta peduli terhadap persoalan yang dihadapi teman sebaya,” tegas Hengky.
Selain pengukuhan pengurus, acara yang diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bitung ini merangkaikan agenda rapat lintas sektor. Rapat tersebut berfokus pada penguatan layanan pengaduan, penjangkauan, serta penanganan kasus kekerasan anak melalui pendekatan assessment psikologi di lingkungan sekolah.
Kepala DP3A Kota Bitung, Meiva Woran, S.H., M.H., dalam laporannya menyampaikan bahwa integrasi antara peran aktif FAD, pendampingan psikologis di sekolah, dan dukungan TP PKK akan menciptakan benteng perlindungan anak yang lebih solid di Kota Bitung.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Setda Kota Bitung Forsman Dandel, S.Sos., MAP., beserta jajaran pejabat Pemkot Bitung terkait. Melalui pengukuhan ini, Sinergi antara Wali Kota Bitung dan TP PKK diharapkan mampu melahirkan generasi muda Kota Bitung yang aktif, kreatif, berkarakter, serta berdaya saing tinggi.
















