BeritaMinahasa SelatanMinahasa TenggaraPolitik

Bawakan Pantun Komando, Billy Lombok Suarakan Aspirasi Warga Minsel-Mitra di Paripurna DPRD

Anggota DPRD Sulut, Billy Lombok SH MAP. (Foto: Istimewa)Anggota DPRD Sulut, Billy Lombok SH MAP. (Foto: Istimewa)
Anggota DPRD Sulut, Billy Lombok SH MAP. (Foto: Istimewa)

Kairagi Satu (Manado), SUDARA.ID – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) asal Daerah Pemilihan (Dapil) Minahasa Selatan dan Minahasa Tenggara (Minsel-Mitra), Billy Lombok SH MAP mencuri perhatian dalam Rapat Paripurna DPRD Sulut, Rabu (2/9/2026). Dalam forum tertinggi penyerahan Laporan Pelaksanaan Reses Masa Persidangan Ketiga Tahun 2026 tersebut, Billy tampil lugas membawakan sederet aspirasi krusial warga, apresiasi sektor pertanian, hingga pantun komando yang menghidupkan suasana rapat.

​Mengawali penyampaian laporan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulut, Kairagi Satu, Manado, Billy membuka sesinya dengan pantun khas daerah.
​”Makan nasi kuning di Kampung Kodo, Torang semua satu komando,” tutur Billy yang disambut hangat oleh pimpinan dewan dan hadirin.

Soroti Bencana Puting Beliung hingga Ketimpangan Desil
​Dalam laporan setebal 12 halaman yang disusun bersama lima legislator Dapil Minsel-Mitra lainnya, Billy menegaskan bahwa agenda reses bukan sekadar urusan administrasi di atas kertas, melainkan wujud nyata keberadaan wakil rakyat di tengah masyarakat.

​Billy mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut untuk segera menurunkan bantuan darurat bagi warga di kawasan Suluun Tareran yang baru saja dihantam bencana angin puting beliung.

​Selain masalah kebencanaan, persoalan pendataan sosial juga menjadi sorotan utamanya. Billy mendorong lahirnya Peraturan Daerah (Perda) khusus terkait kriteria desil kesehatan dan pendidikan agar warga kurang mampu di Minsel-Mitra tidak lagi kehilangan akses terhadap jaminan sosial dan bantuan pemerintah akibat kendala administratif.

Apresiasi Bantuan Pertanian dan Pembagian Kolintang
​Di samping menyampaikan keluhan warga, Billy mengapresiasi langkah konkret Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE yang dinilainya sukses memperjuangkan alokasi bantuan dari Kementerian Pertanian untuk wilayah Minsel-Mitra.

​”Kami memberikan apresiasi kepada Pak Gubernur atas lobinya ke Kementerian Pertanian, sehingga Minsel-Mitra mendapat alokasi 25.000 hektar bantuan pupuk gratis, bibit gratis, hingga biaya tanam. Termasuk bibit kelapa, jagung, pala, dan enau untuk komoditi cap tikus dan aren,” ungkap Billy.

​Ia juga mengucapkan terima kasih atas penyaluran alat musik Kolintang ke kecamatan-kecamatan di dapilnya, seiring pengakuan Kolintang sebagai warisan budaya takbenda oleh UNESCO.

​Penyampaian aspirasi tersebut ditutup Billy dengan pantun pemungkas:
​”Di Amurang singgah bafoto, Beli salak di Pangu. Torang semua satu komando, Izin Jenderal, semua so menyatu.”

​Dokumen laporan resmi Dapil Minsel-Mitra diserahkan langsung oleh Billy Lombok kepada Pimpinan DPRD dan Gubernur Sulawesi Utara untuk ditindaklanjuti dalam penyusunan prioritas pembangunan daerah mendatang.

Exit mobile version