Wanea (Manado), SUDARA.ID – Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Utara menyatakan dukungannya terhadap gerakan Sejuta Relawan Anti Narkoba yang diusung oleh Garda Nusantara Sulawesi Utara (GN-Sulut).
Dukungan penuh tersebut mengemuka usai jajaran pengurus GN-Sulut yang dipimpin oleh tokoh muda Miracle Megumi Sengkey menggelar audiensi maraton dengan kedua instansi tersebut pada Rabu (26/8/2026).
Pada pertemuan pertama, pengurus GN-Sulut diterima langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulut, Drs. Jahja P. Rondonuwu, M.Si. Jahja menyambut positif inisiatif pembentukan relawan anti narkoba dan menegaskan kesiapan jajarannya untuk berkolaborasi, khususnya di lingkungan sekolah.
”Dukungan ini sangat selaras dengan misi kepemimpinan Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., dalam mencegah serta memberantas peredaran narkoba. Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kami, Dinas Pendidikan siap bersinergi dan membentuk agen-agen anti narkoba di kalangan pelajar,” ujar Jahja.
Usai dari Kantor Dinas Pendidikan, rombongan GN-Sulut melanjutkan agenda audiensi ke Kantor BNNP Sulawesi Utara di Jalan 17 Agustus, Manado.
Pihak BNNP Sulut mengapresiasi tinggi langkah proaktif organisasi kepemudaan ini. Kehadiran GN-Sulut dinilai menjadi angin segar yang sangat membantu peran BNN dalam menekan tingkat penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Sulawesi Utara.
Sebagai bentuk komitmen lanjutan, BNNP Sulut memastikan akan memberikan pendampingan intensif kepada GN-Sulut. Pendampingan tersebut mencakup pembekalan edukasi, pelatihan teknis, hingga edukasi materi bagi para calon agen anti narkoba yang akan diterjunkan ke masyarakat.
Melalui sinergi lintas instansi ini, GN-Sulut optimistis dapat memperluas jangkauan gerakan pembentukan relawan anti narkoba guna menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba (Bersinar) di Sulawesi Utara.
