Bitung, SUDARA.ID – Momentum peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional tahun 2026 di Sulawesi Utara ditandai dengan aksi nyata pelestarian lingkungan. Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, bersama Walikota Bitung Hengky Honandar SE dan Wakil Walikota Randito Maringka S.Sos, memimpin aksi penanaman pohon di Kawasan Terminal Peti Kemas (TPK) Pelabuhan Bitung, Rabu (25/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung di area Lapangan Penumpukan Peti Kemas ini merupakan bagian integral dari rangkaian Apel Bulan K3 Nasional. Lokasi penanaman berada di kawasan terpadu yang dikelola oleh PT Pelindo, sebuah aset komersial unggulan yang kini tengah dikembangkan dengan konsep berwawasan lingkungan.
Aksi ini merupakan wujud komitmen kolektif antara perusahaan dan pemerintah daerah dalam menyelaraskan budaya K3 dengan pelestarian lingkungan, sekaligus membuktikan bahwa operasional yang profesional dan andal hanya dapat dicapai jika didukung oleh ekosistem yang sehat dan berkelanjutan.
Dalam konteks ini, keberadaan pepohonan di area kawasan hub logistik tersebut menjadi sangat krusial, tidak hanya untuk menjaga keseimbangan ekosistem pelabuhan, tetapi juga untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman dan asri bagi seluruh pekerja.
Sementara dari sisi operator pengelolaan kawasan pelabuhan terpadu, aksi penghijauan ini merupakan bentuk nyata implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.
Sejalan dengan tema Bulan K3 Nasional 2026, yaitu ‘Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif’, PT Pelindo selaku pengelola kawasan berkomitmen penuh untuk mengintegrasikan aspek keselamatan, mutu, dan lingkungan ke dalam setiap lini operasional internal maupun pengembangan kawasan secara berkelanjutan.
Aksi ini mengintegrasikan beberapa poin strategis, mulai dari dukungan terhadap pembangunan berkelanjutan melalui penyediaan mobilitas publik dan operasional logistik yang ramah lingkungan, hingga penerapan strategi bisnis modern yang menjadikan prinsip K3 dan ESG sebagai bagian tak terpisahkan dari pertumbuhan perusahaan.
Lebih dari itu, langkah ini menjadi simbol sinergi yang kuat antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kota Bitung, dan BUMN dalam mewujudkan visi bersama menciptakan kawasan industri hijau yang berkelanjutan.
Terminal Peti Kemas Bitung saat ini diposisikan sebagai gerbang logistik utama di Indonesia Timur. Pengembangan kawasan terpadu ini dilakukan dengan standar tinggi yang mengedepankan konsep Green Port. Dengan adanya penambahan vegetasi melalui penanaman pohon ini, diharapkan area pelabuhan dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar dan generasi mendatang.
Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan di pelabuhan bahwa budaya keselamatan kerja (K3) kini telah bertransformasi menjadi gaya hidup yang mencakup kepedulian terhadap kelestarian alam.
















