Wanea (Manado), SUDARA.ID – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Provinsi Sulawesi Utara berlangsung penuh hikmat di Lapangan Utama Kantor Gubernur Sulut, Senin (17/8/2026). Mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur,” momentum bersejarah ini ditandai dengan kehadiran solid jajaran pimpinan dan jajaran anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara.
Salah satu prosesi paling sakral dalam upacara tersebut adalah pembacaan Teks Proklamasi yang dibawakan langsung oleh Ketua DPRD Sulawesi Utara, dr. Fransiscus Andi Silangen, Sp.B-KBD. Berdiri tegas di podium utama, pesan bersejarah Proklamasi Kemerdekaan digaungkan dengan lantang dan penuh penghayatan di hadapan seluruh peserta upacara serta elemen Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kehadiran jajaran anggota DPRD Sulut bersama jajaran pimpinan daerah menegaskan sinergi legislatif dan eksekutif dalam mengawal agenda pembangunan di Bumi Nyiur Melambai.
Upacara ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, sebagai Inspektur Upacara. Di panggung kehormatan, hadir mendampingi Ketua TP PKK Sulut Ny. Anik Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, SH, MH, bersama Ny. Dr. Merry Mailangkay-Kalalo, SH, MH, serta jajaran pejabat Pemprov Sulut seperti Sekdaprov Tahlis Gallang beserta para Asisten dan pimpinan SKPD.
Jajaran Forkopimda yang turut menghadiri peringatan sakral ini di antaranya Kapolda Sulut Irjen. Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H., serta Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P.
Dalam sesi wawancara usai upacara, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa pembacaan naskah proklamasi dan peringatan HUT ke-81 RI harus menjadi pengingat bagi seluruh elemen, termasuk jajaran pemerintahan dan wakil rakyat, untuk terus melanjutkan perjuangan para pahlawan melalui kerja nyata.
”Kemerdekaan itu tidak diperoleh dengan santai-santai, semuanya penuh dengan perjuangan. Darah dan air mata, bahkan nyawa pun dipertaruhkan. Tentunya kita sekarang sebagai penerus wajib meneruskan makna perjuangan pahlawan untuk bersama-sama memajukan Sulawesi Utara dan Indonesia,” ujar Gubernur Yulius.
Gubernur juga menyoroti capaian positif pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara yang bergairah di angka 5,53 persen pada triwulan kedua, yang didorong kuat oleh sektor kuliner dan pariwisata berkat kunjungan wisatawan mancanegara asal Korea, China, dan Singapura. Keberhasilan ini dinilai sebagai buah dari kolaborasi dan iklim kondusif yang terus dijaga oleh pemerintah, DPRD, serta seluruh lapisan masyarakat.
