BeritaManado

Peserta Sertifikasi Kompetensi JULEHA Sulut Ikuti Praktik Sembelih Halal Berstandar Nasional

Praktik lapangan penyembelihan halal JULEHA Sulut. (Foto: Ist)Praktik lapangan penyembelihan halal JULEHA Sulut. (Foto: Ist)
Praktik lapangan penyembelihan halal JULEHA Sulut. (Foto: Ist)

Manado, SUDARA.ID – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Juru Sembelih Halal (JULEHA) Sulawesi Utara menggelar praktik lapangan Penyembelihan Halal, di Rumah Potong Unggas (RPU) Barokah Teling, Kota Manado, pada Minggu (15/2/2026) siang.

Praktik penyembelihan ini merupakan agenda pamungkas dari rangkaian kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi (Serkom) Juru Sembelih Halal, yang telah berlangsung sejak Jumat (13/2).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPW JULEHA Sulawesi Utara, DR. Drs. H. Kalo Tahirun, MH, serta dihadiri oleh Ketua Tim Asesor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Digelarnya praktik penyembelihan ini bertujuan untuk mencetak juru sembelih yang profesional dan kompeten sesuai dengan syariat Islam. Langkah ini dilakukan guna memastikan kualitas daging yang diproduksi memenuhi standar halalan thoyyiban sehingga layak dan aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Mengingat krusialnya peran seorang juru sembelih, para peserta pelatihan dibekali dengan berbagai pedoman teknis, mulai dari kriteria pemilihan hewan hingga teknik penyembelihan yang tepat.

Selain aspek teknis, para peserta serkom juga diberikan pemahaman mendalam terkait etika dan berbagai larangan saat melakukan penyembelihan.
Salah satu poin utamanya adalah mengenai cara memperlakukan hewan dengan baik agar tidak mengalami stres atau trauma sebelum prosesi penyembelihan dilaksanakan.

Ketua DPW JULEHA Sulut, Kalo Tahirun, menyatakan bahwa seluruh rangkaian Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi yang berlangsung sejak Jumat tersebut telah terlaksana dengan baik. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan sudah sesuai dengan agenda program kerja JULEHA dan standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI).

​Rangkaian kegiatan ini pun secara resmi ditutup pada Minggu malam setelah seluruh sesi praktik dan evaluasi dinyatakan selesai.

Melalui sertifikasi kompetensi ini, diharapkan para juru sembelih halal di Sulawesi Utara tidak hanya memiliki legalitas secara administratif, tetapi juga mampu memegang teguh amanah dalam menyajikan pangan yang berkualitas, halalan thoyyiban.

​Langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem industri halal di “Bumi Nyiur Melambai”, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat dalam mengonsumsi produk daging.

Exit mobile version