Manado, SUDARA.ID – Momentum Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tahun 2026 menjadi panggung pembuktian bagi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Utara, Anik Yulius Selvanus, dalam mengomandoi gerakan sosial yang berdampak langsung pada masyarakat. Di bawah arahannya, TP PKK Sulut tancap gas memperkuat benteng pertahanan pangan keluarga lewat penyaluran bantuan nutrisi massal untuk menekan angka stunting.
Aksi kemanusiaan yang menjadi core utama peringatan HKG PKK ini dipusatkan di Taman PKK Bumi Beringin, Manado, pada Jumat (12/6/2026). Di lokasi tersebut, Anik Yulius Selvanus turun langsung menyerahkan paket bantuan nutrisi secara simbolis kepada perwakilan keluarga sasaran yang berasal dari wilayah Kota Manado.
Langkah taktis Anik ini bukan sekadar seremoni. Kehadirannya di lapangan didampingi langsung oleh Kepala Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan KB Daerah Provinsi Sulut, Christodharma Sondakh, bersama jajaran Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulut.
Kehadiran para pejabat teras ini menegaskan bahwa TP PKK di bawah nakhoda Anik merupakan mitra strategis pemerintah yang punya daya tawar kuat dalam mengeksekusi program prioritas nasional.
”Intervensi stunting tidak bisa ditunda. Pemenuhan gizi yang baik sejak dini, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, adalah harga mati untuk menyelamatkan masa depan generasi Sulawesi Utara,” tegas sebuah pesan tersirat dari aksi nyata TP PKK hari ini.
Penyaluran bantuan nutrisi ini menyasar langsung kelompok paling rentan. Dengan pendekatan yang inklusif, Anik Yulius Selvanus memastikan bahwa bantuan jatuh ke tangan yang tepat, sebagai bentuk intervensi spesifik untuk memutus rantai stunting dari hulu.
Melalui momentum HKG PKK ke-54 ini, Anik berhasil menunjukkan bagaimana gerakan PKK di Sulawesi Utara mampu bertransformasi dari sekadar organisasi pemberdayaan perempuan menjadi motor penggerak kesejahteraan yang dinamis. Sinergi lintas sektor yang dibangunnya bersama Pemerintah Provinsi dan Kemendukbangga/BKKBN membuktikan bahwa kolaborasi nyata jauh lebih efektif ketimbang bekerja sendiri-sendiri.
Langkah konkret yang dipimpin oleh Anik Yulius Selvanus pada peringatan HKG tahun ini menjadi pengingat kuat bagi seluruh pemangku kepentingan. Bahwa memerangi stunting adalah investasi jangka panjang. Di tangan kepemimpinan PKK yang agresif dan peduli seperti ini, asa untuk melahirkan generasi Bumi Nyiur Melambai yang sehat, cerdas, dan produktif menuju Sulawesi Utara yang maju kian terbuka lebar.
