Scroll untuk baca artikel
Example 360x360
Example 728x250
BeritaMinahasa Selatan

Respons Keluhan Warga, Pemerintah Desa Kumelembuai Normalisasi Pipa Air Bersih

×

Respons Keluhan Warga, Pemerintah Desa Kumelembuai Normalisasi Pipa Air Bersih

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Desa Kumelembuai, Kabupaten Minahasa Selatan, melakukan normalisasi pipa air untuk kelancaran debit air. (Foto: Ist)
Pemerintah Desa Kumelembuai, Kabupaten Minahasa Selatan, melakukan normalisasi pipa air untuk kelancaran debit air. (Foto: Ist)
Example 468x60

Minahasa Selatan, SUDARA.ID – Pemerintah Desa Kumelembuai bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait gangguan distribusi air bersih. Dipimpin langsung oleh Hukum Tua Hansye Mintalangi, SH, perangkat desa melaksanakan normalisasi jaringan pipa yang berlokasi di jalur penghubung menuju Desa Malola, Jumat (27/2/2026).

​Langkah taktis ini diambil menyusul adanya laporan warga mengenai penurunan debit air yang mengalir ke rumah-rumah dalam beberapa waktu terakhir. Perbaikan difokuskan pada pembersihan sumbatan material dan penguatan sambungan pipa guna memastikan sirkulasi air kembali normal dan merata.

Example 300x600

​Hukum Tua Desa Kumelembuai, Hansye Mintalangi, SH, menegaskan bahwa pemeliharaan infrastruktur air bersih merupakan prioritas utama dalam agenda pelayanan dasar pemerintah desa. Menurutnya, gangguan pada akses air dapat menghambat produktivitas harian warga.

Baca juga:   KPK Lakukan Verifikasi Program Desa Anti Korupsi di Motoling Dua, Bupati FDW: Ini Kebanggaan dan Tantangan untuk Minsel

​”Ketersediaan air bersih adalah kebutuhan vital yang tidak bisa ditunda. Begitu ada laporan gangguan pada jaringan pipa di jalur Malola ini, kami segera turun ke lapangan agar aktivitas domestik masyarakat tidak terganggu,” ujar Hansye di sela-sela peninjauan lokasi perbaikan.

​Secara geografis, wilayah Kumelembuai di Minahasa Selatan sangat mengandalkan sumber mata air pegunungan. Namun, jalur distribusi ini kerap menghadapi tantangan alam, seperti penyumbatan sedimen pasca hujan deras atau pergeseran tanah ringan yang dapat memengaruhi tekanan air (water pressure).

Baca juga:   KPU Bitung Gelar Pleno Terbuka Rekapitulasi Suara Pemilu 2024

​Berdasarkan analisis teknis di lapangan, pemeliharaan rutin pada pipa distribusi sangat krusial. Mengingat topografi wilayah yang berbukit, gangguan sekecil apa pun pada pipa utama dapat menyebabkan distribusi air ke area pemukiman yang lebih tinggi menjadi tidak stabil.

​Menutup kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Kumelembuai mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan rasa memiliki terhadap fasilitas umum. Warga diimbau untuk segera melapor melalui perangkat desa jika menemukan indikasi kebocoran atau kerusakan jalur pipa di titik lain.

Baca juga:   Bahas UHC Bersama BPJS, Hengky Honandar Pastikan Jaminan Layanan Kesehatan Warga Bitung Layak dan Berkualitas

Tuntasnya normalisasi ini memastikan distribusi air bersih di Desa Kumelembuai kembali stabil. Upaya tersebut diharapkan mampu menjamin pemenuhan kebutuhan dasar warga secara berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat setempat.

Example 300250
Example 120x600
Example 300250 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *