Bahu (Manado), SUDARA.ID – Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., melakukan road show ke berbagai fakultas untuk menyapa langsung ribuan mahasiswa baru yang tengah mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026, Kamis (13/8/2026) sore.
Kehadiran Prof. Jamaluddin di tengah-tengah kegiatan ini menjadi amunisi semangat dan motivasi mendalam bagi para peserta dalam menatap perjalanan akademik serta masa depan mereka di kampus biru tersebut.
Saat menyampaikan orasinya di hadapan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Prof. Jamaluddin menekankan pentingnya membangun mentalitas pembelajar yang tangguh dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
”Mahasiswa harus semangat, mengembangkan keinginan dan motivasi untuk selalu belajar. Jangan pernah merasa ‘saya tidak bisa’, karena saat ini perkembangan ilmu lintas disiplin sangat pesat. Saudara berada di puncak dan bisa menguasai bidang tertentu melalui akses formal maupun informal yang disiapkan. Saya membawa semangat itu untuk ditularkan kepada Anda sekalian,” ujar Prof. Jamaluddin.
Tak lupa, ia membakar semangat para mahasiswa baru dengan memegang teguh falsafah hidup luhur masyarakat Sulawesi Utara yang juga menjadi pijakan utama sivitas akademika Unsrat.
”Selamat menjalani PKKMB UNSRAT 2026. Mari kobarkan semangat ‘Si Tou Timou Tumou Tou’—bahwa manusia hidup untuk memanusiakan orang lain,” tegasnya disambut riuh tepuk tangan peserta.
Membangun Atmosfer Akademik Melalui Nilai dan Etika
Rangkaian kegiatan PKKMB Unsrat 2026 ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Kamis hingga Jumat, 13–14 Agustus 2026. Sebanyak 5.000 mahasiswa baru yang berhasil menembus seleksi ketat masuk Unsrat tahun ini terdaftar mengikuti orientasi di fakultasnya masing-masing.
PKKMB tidak sekadar menjadi ajang penyambutan seremonial, melainkan momentum krusial untuk mengenalkan budaya, norma, serta etika komunitas kampus. Kebudayaan kampus yang ditanamkan merupakan sistem nilai kebenaran akademik yang bakal menjadi pijakan berpikir, bersikap, dan bertindak bagi seluruh mahasiswa.
Secara khusus, pembekalan PKKMB tahun ini menekankan dua pilar utama dalam berinteraksi di lingkungan perguruan tinggi:
1. Norma Kampus: Penegakan aturan-aturan akademik maupun non-akademik yang wajib ditaati oleh seluruh sivitas akademika demi menjaga ketertiban dan kualitas pendidikan.
2. Etika Akademik: Pedoman sikap dan tindakan nyata bagi mahasiswa saat berinteraksi, baik di dalam maupun di luar lingkungan kampus Unsrat.
Melalui penanaman budaya, norma, dan etika akademik sejak dini ini, pihak rektorat berharap dapat membangun atmosfer akademik yang kondusif, inklusif, dan produktif bagi seluruh komunitas kampus selama masa studi berlangsung.
