Berita UtamaPemprov Sulut

Sinergi Warganet Sulut, Gubernur Yulius Eksekusi Perbaikan Jalan Provinsi Ir. Soekarno di Minahasa Utara

Pengaspalan Jalan Ir. Soekarno di Kabupaten Minahasa Utara. (Foto: Istimewa/SUDARA.ID)Pengaspalan Jalan Ir. Soekarno di Kabupaten Minahasa Utara. (Foto: Istimewa/SUDARA.ID)
Pengaspalan Jalan Ir. Soekarno di Kabupaten Minahasa Utara. (Foto: Istimewa/SUDARA.ID)

Manado, SUDARA.ID – Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) dalam memuluskan konektivitas wilayah memasuki babak baru. Menjawab keresahan warganet Sulut yang sempat viral di media sosial, pengerjaan fisik perbaikan ruas Jalan Ir. Soekarno di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) resmi dimulai pada Selasa (24/3/2026).

Langkah responsif untuk memuluskan aspal berstatus ‘Jalan Provinsi’ ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE. Tak sekadar memantau aspirasi digital, Gubernur memberikan atensi khusus pada titik-titik krusial demi menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.

​Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulut, Deicy Paath, memastikan bahwa tim teknis beserta alat berat telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan intensif. Percepatan ini menjadi jawaban konkret atas kebutuhan mobilitas warga di Sulawesi Utara.

​”Petugas dan alat berat sudah di posisi. Kami memprioritaskan titik-titik krusial agar segera mulus kembali. Harapan kami cuaca mendukung agar pengerjaan bisa rampung tepat waktu,” tegas Deicy saat memantau langsung progres di lapangan, Selasa (24/3).

Kadis PUPR Sulut, Deicy Paath, saat memantau langsung progres perbaikan infrastruktur jalan Ir. Soekarno di Kabupaten Minahasa Utara. (Foto: Istimewa/SUDARA.ID)

​Selain fokus pada Jalan Ir. Soekarno, Pemprov Sulut juga melakukan pemetaan komprehensif terhadap titik kerusakan jalan lainnya. Deicy menjelaskan bahwa pihaknya tetap mengacu pada klasifikasi wewenang sesuai regulasi yang berlaku agar penanganan tepat sasaran dan akuntabel secara anggaran.

​Berdasarkan data teknis, terdapat beberapa ruas jalan yang merupakan kewenangan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) dan Pemerintah Kabupaten/Kota. Namun, Deicy menegaskan bahwa Pemprov Sulut tidak akan berpangku tangan.

​”Kami terus menjalin komunikasi dan koordinasi intensif agar perbaikan di wilayah yang bukan kewenangan provinsi dapat segera terintegrasi dan terealisasi secara merata. Komitmen Gubernur adalah hadir dengan solusi nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

​Upaya percepatan ini juga menjadi momentum bagi Pemprov Sulut untuk menghadirkan transparansi publik dalam setiap tahapan pembangunan infrastruktur. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk turut mendukung proses ini dan bersama-sama menjaga fasilitas publik yang sedang diperbaiki.

​Dengan sinergi antara pemerintah dan partisipasi aktif warga, diharapkan konektivitas di Sulawesi Utara semakin maju, aman, dan nyaman demi kelancaran ekonomi serta mobilitas bersama.

Exit mobile version