Berita UtamaPendidikan

UNSRAT dan Google Indonesia Gagas Akselerasi Ekosistem Talenta Digital Global

Rektor UNSRAT, Prof. Oktovian B.A. Sompie, saat menerima kunjungan tim Google Indonesia di Manado untuk penjajakan kolaborasi teknologi masa depan. (Foto: Dok. Istimewa)Rektor UNSRAT, Prof. Oktovian B.A. Sompie, saat menerima kunjungan tim Google Indonesia di Manado untuk penjajakan kolaborasi teknologi masa depan. (Foto: Dok. Istimewa)
Rektor UNSRAT, Prof. Oktovian B.A. Sompie, saat menerima kunjungan tim Google Indonesia di Manado untuk penjajakan kolaborasi teknologi masa depan. (Dok.Istimewa)

Manado, SUDARA.ID – Di tengah arus digitalisasi global yang kian kencang, Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) terus memperkuat posisi strategisnya. Langkah besar diambil universitas kebanggaan Sulawesi Utara ini dengan menyambut kunjungan resmi dari tim Google Indonesia di Kantor Pusat Rektorat, Rabu (29/04/2026).

​Pertemuan ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan sebuah misi krusial untuk mengakselerasi transformasi digital kampus. Rektor UNSRAT, Prof. Dr. Ir. Oktovian B.A. Sompie, M.Eng., IPU., ASEAN Eng., menyambut langsung delegasi Google untuk mendiskusikan cetak biru kolaborasi yang akan mengubah wajah pendidikan di UNSRAT.

​Fokus utama dalam diskusi hangat tersebut tertuju pada integrasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) dalam kurikulum dan sistem penelitian. UNSRAT bertekad membedah batasan pendidikan konvensional dengan merangkul teknologi Google guna menciptakan ekosistem belajar yang lebih adaptif dan inovatif.

​Prof. Oktovian Sompie menegaskan bahwa kemitraan ini adalah manifestasi dari visi UNSRAT menuju World Class University. Menurutnya, penguasaan teknologi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

​”Kehadiran Google Indonesia hari ini adalah sinyal kuat bahwa UNSRAT siap bersaing di kancah global. Kami ingin memastikan setiap lulusan kami tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga ‘fasih’ secara digital. Mereka harus siap menjadi pemain utama di industri masa depan, bukan sekadar penonton,” tutur Prof. Sompie dengan optimis.

​Kerja sama yang tengah dijajaki ini diprediksi akan menyentuh tiga aspek vital di lingkungan kampus:

– ​Pengembangan Talenta: Membuka akses bagi mahasiswa untuk mendalami keahlian digital langsung dari pakar industri.

– ​Inovasi Riset Berbasis AI: Mempercepat penemuan ilmiah dengan dukungan infrastruktur komputasi awan (cloud) dan kecerdasan buatan.

– ​Digitalisasi Ekosistem: Menciptakan lingkungan kampus yang cerdas (smart campus) guna menunjang efisiensi administrasi dan akademik.

​Kunjungan tim Google Indonesia ini menandai babak baru bagi pendidikan tinggi di Indonesia Timur. Dengan menggandeng raksasa teknologi dunia, UNSRAT tidak hanya bertujuan mengejar ketertinggalan teknologi, tetapi melompat jauh ke depan untuk menjadi hub pengembangan inovasi digital.

​Langkah strategis ini diharapkan dapat memicu semangat para sivitas akademika untuk terus berinovasi, sekaligus membuktikan bahwa dari Manado, talenta-talenta unggulan siap memberikan kontribusi nyata bagi dunia digital internasional.

Exit mobile version