Manado, SUDARA.ID – Suasana haru dan bangga menyelimuti Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado, pada Rabu (1/7/2026). Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Sulawesi Utara (Sulut) yang baru saja mengukir sejarah sebagai Juara Umum Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat, akhirnya tiba kembali di Bumi Nyiur Melambai.
Kedatangan rombongan jawara ini disambut langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay. Isak tangis bahagia dan sorak-sorai keluarga serta kerabat pecah saat Piala Presiden—simbol supremasi tertinggi Pesparawi Nasional—diperlihatkan ke publik di area kedatangan bandara.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Victor Mailangkay menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota tim, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang mengharumkan nama daerah.
”Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara merasa sangat bangga. Prestasi ini bukan hanya milik kontingen, tetapi menjadi kado indah bagi seluruh masyarakat Sulawesi Utara. Kalian telah menunjukkan dedikasi, kedisiplinan, dan kualitas seni suara yang luar biasa di panggung nasional,” ujar Mailangkay dengan nada emosional.
Dominasi Sulut di Panggung Nasional
Capaian kontingen Sulut pada ajang Pesparawi Nasional XIV kali ini terbilang sangat fantastis. Selain menyabet gelar Juara Umum dan memboyong Piala Presiden, tim Sulut juga sukses meraih predikat Grand Champion untuk kategori Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC), yang sekaligus membawa pulang Piala Menteri Agama.
Secara keseluruhan, Sulawesi Utara mendominasi kompetisi dengan menyabet 4 kategori Champion (Peringkat 1), yaitu:
1. Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC)
2. Paduan Suara Pria (PSP)
3. Paduan Suara Wanita (PSW)
4. Musik Gerejawi Nusantara (MGN).
Raihan ini menjadi bukti sahih atas dominasi kualitas vokal, teknik, serta aransemen yang dimiliki oleh talenta-talenta mapan asal Sulawesi Utara di kancah domestik.
Bentuk Apresiasi dan Motivasi Generasi Muda
Prosesi penyambutan sendiri dilaporkan berjalan tertib dan meriah. Kalungan bunga dan pelukan hangat dari keluarga menyambut satu per satu anggota kontingen yang tampak kelelahan namun memancarkan rona kebahagiaan.
Keberhasilan ini diharapkan tidak berhenti sampai di sini, melainkan mampu menjadi pemantik motivasi bagi generasi muda di Sulawesi Utara untuk terus mengasah talenta mereka, khususnya dalam bidang seni suara dan musik gerejawi.
Sebagai bentuk ucapan terima kasih atas dedikasi luar biasa ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kabarnya tengah mempersiapkan rangkaian acara apresiasi khusus bagi seluruh anggota kontingen yang telah mengharumkan nama daerah.
Bagi masyarakat Sulawesi Utara, kemenangan ini bukan sekadar unggul dalam kompetisi seni semata, melainkan sebuah kesaksian iman. Bahwa kerja keras, disiplin, dan talenta yang dipersembahkan dengan tulus untuk pelayanan mampu berbuah manis di tingkat tertinggi.
Selamat datang para juara. Soli Deo Gloria—Segala kemuliaan hanya bagi Tuhan.
