Berita UtamaBisnis & EkonomiPemprov Sulut

Wujud Transparansi APBD, Pemprov Sulut Raih Posisi Top Nasional Pengguna E-Katalog

Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, secara resmi menerima penghargaan LKPP RI di Grand Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (30/7/2026). (Foto: Istimewa)Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, secara resmi menerima penghargaan LKPP RI di Grand Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (30/7/2026). (Foto: Istimewa)
Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, secara resmi menerima penghargaan LKPP RI di Grand Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (30/7/2026). (Foto: Istimewa)

Jakarta, SUDARA.ID – Pemanfaatan teknologi digital dalam belanja daerah membawa Pemprov Sulut ke puncak prestasi nasional. Gubernur Yulius Selvanus menerima langsung penghargaan dari LKPP RI usai Pemprov Sulut mencatatkan persentase pemanfaatan e-purchasing e-Katalog tertinggi se-Indonesia pada pembukaan ICEF 2026 di Jakarta, Kamis (30/7/2026).

​Apresiasi bergengsi dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Republik Indonesia untuk periode Semester I Tahun 2026 tersebut diserahkan dalam rangkaian pembukaan Indonesia Catalogue Expo and Forum (ICEF) 2026 edisi ke-4 di Grand Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta.

​Agenda tahunan yang digelar terintegrasi dengan Indonesia Procurement Forum & Expo (IPFE) 2026 pada 29–31 Juli 2026 ini menjadi panggung pengakuan nasional bagi daerah yang berhasil mengoperasionalkan digitalisasi pengadaan publik secara optimal.

​Capaian ini mempertegas komitmen Pemprov Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi tata kelola keuangan daerah melalui sistem pengadaan berbasis digital.

​Melalui mekanisme e-Katalog, seluruh proses pengadaan barang dan jasa kini berlangsung lebih terbuka, cepat, dan kompetitif. Pengintegrasian sistem ini tak hanya memangkas birokrasi dan menekan risiko penyimpangan, tetapi juga memastikan penyerapan APBD berjalan tepat sasaran.

​Dampak positifnya turut dirasakan langsung oleh perekonomian daerah. Optimalisasi e-purchasing memicu perputaran ekonomi lokal (local multiplier effect) dengan memberikan ruang seluas-luasnya bagi pelaku UMKM, usaha kecil, dan koperasi di Sulawesi Utara untuk menjadi penyedia barang dan jasa pemerintah.

​Langkah ini sekaligus memperkuat dukungan daerah terhadap program prioritas pemerintah pusat, khususnya dalam optimalisasi Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).

​Penghargaan tingkat nasional ini menjadi pemacu semangat bagi seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemprov Sulut untuk terus mempertahankan budaya kerja profesional, transparan, dan berintegritas demi mewujudkan pelayanan publik yang prima bagi masyarakat Sulawesi Utara. (Rilis Pemprov Sulut/Tim SUDARA.ID)

 

Exit mobile version