Scroll untuk baca artikel
Example 360x360
Example 728x250
Berita UtamaLingkunganManadoPemprov SulutPeristiwaSosial

Tanggap Kekeringan El Nino, Gubernur Yulius Mobilisasi Pasokan Air Bersih ke Pulau Manado Tua

×

Tanggap Kekeringan El Nino, Gubernur Yulius Mobilisasi Pasokan Air Bersih ke Pulau Manado Tua

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulut Yulius Selvanus memobilisasi pengiriman bantuan air bersih lintas sektor demi memenuhi kebutuhan dasar warga Pulau Manado Tua yang terdampak kemarau panjang fenomena El Nino, Senin (31/8/2026). (Foto: Istimewa)
Gubernur Sulut Yulius Selvanus memobilisasi pengiriman bantuan air bersih lintas sektor demi memenuhi kebutuhan dasar warga Pulau Manado Tua yang terdampak kemarau panjang fenomena El Nino, Senin (31/8/2026). (Foto: Istimewa)
Example 468x60

Manado Tua (Manado), SUDARA.ID – Kemarau panjang akibat dampak fenomena El Niño tak hanya mengeringkan lahan pertanian di daratan Sulawesi Utara, tetapi juga memicu krisis air bersih di wilayah kepulauan. Sejak awal Agustus 2026, sumur-sumur warga di Pulau Manado Tua mengering drastis, memaksa masyarakat membeli air dari pengepul hingga tiga kali lipat dari harga normal.

​Merespons kondisi ekstrem tersebut, Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., menginstruksikan langkah cepat lintas sektoral untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat pulau terpenuhi tanpa tertunda.

Example 300x600

​Atas arahan langsung Gubernur Yulius, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bergerak cepat menyalurkan bantuan 18.200 liter air bersih ke Pulau Manado Tua pada Senin (31/8/2026). Aksi tanggap darurat ini mengusung kolaborasi erat antara Pemprov Sulut, Pemerintah Kota Manado, PDAM, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Mobilisasi bantuan mengandalkan dua armada armada KKP, yakni KP Hiu dan KM Matthew 3, guna menembus tantangan geografis wilayah kepulauan.

Baca juga:   Rivalitas Kontestasi Pilkada Berakhir, Sulut Sambut Kepemimpinan Baru YSK-Victory  

​Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa kendala letak geografis tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan publik yang diterima warga. Arahan tersebut ditindaklanjuti secara teknis oleh Sekdaprov Sulut Tahlis Gallang, S.I.P., M.M., dan jajaran Pemprov di lapangan.

​”Bapak Gubernur memberi instruksi tegas agar kebutuhan dasar masyarakat segera ditangani. Jarak geografis tidak boleh menjadi batasan pelayanan. Hari ini kita buktikan lewat distribusi 18.200 liter air bersih ke Manado Tua bersama Pemkot Manado dan KKP,” ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekdaprov Sulut, Jemmy Ringkuangan.

Baca juga:   Ferdinand Dumais Gelar Syukuran Pelantikan Bersama Anak Yatim

​Jemmy menambahkan bahwa kolaborasi ini mengesampingkan egosentrisme sektoral demi mengedepankan kehadiran nyata negara di tengah kesulitan warga. Dukungan kapal dari KKP menjadi solusi vital dalam mendistribusikan pasokan air bersih melintasi lautan secara efektif.

​Langkah distribusi darurat ini merupakan respons cepat tahap awal. Memperhatikan prediksi BMKG mengenai potensi kemarau yang masih berlangsung hingga Oktober, Pemprov Sulut bersama Pemkot Manado kini tengah menyusun skema solusi jangka panjang yang lebih berkelanjutan. Sinergi ini ditujukan untuk menjaga ketahanan air bersih warga pulau sekaligus mencegah timbulnya krisis kesehatan akibat keterbatasan akses air bersih. (Rilis Pemprov Sulut/Tim SUDARA.ID)

Loading

Example 300250
Example 120x600
Example 300250 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *