Makassar, SUDARA.ID – Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Utara yang diperingati setiap tanggal 23 September, masyarakat Nyiur Melambai kembali mendapatkan kado istimewa yang membanggakan. Komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE dalam memajukan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) berbuah manis di kancah regional.
Provinsi Sulawesi Utara resmi dinobatkan sebagai Terbaik I Tingkat Provinsi Kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, kepada Gubernur YYulius di Makassar, Jumat malam (18/9/2026), atau hanya berselang beberapa hari sebelum puncak peringatan hari jadi provinsi. Dalam kategori ini, Sulut sukses mengungguli provinsi lainnya, disusul oleh Sulawesi Tengah di posisi kedua.
Tidak hanya membawa pulang trofi pengakuan kinerja, Pemprov Sulut juga mendapatkan tambahan sumber daya fiskal berupa insentif senilai Rp2 miliar.
Menanggapi capaian yang bertepatan dengan momentum hari lahir daerah ini, Gubernur Yulius Selvanus mendedikasikan apresiasi finansial tersebut seutuhnya untuk kepentingan masyarakat.
“Hadiah Rp2 miliar ini untuk rakyat,” ujar Gubernur Yulius dengan tegas seusai menerima penghargaan. Bagi beliau, momentum HUT ke-62 Sulut menjadi refleksi bahwa penghargaan pemerintah pada akhirnya harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara nyata.
Penilaian Berbasis Kerja Nyata dan Pemerataan
Ajang yang diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini dirancang untuk mengukur kinerja serta inovasi tata kelola pelayanan publik di daerah. Menteri Dalam Negeri RI, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., menjelaskan bahwa pembagian regional dilakukan agar evaluasi antar-daerah berjalan lebih objektif dan proporsional berdasarkan kemampuan fiskal.
Predikat Terbaik I yang disabet Sulut memiliki bobot strategis karena menyangkut fondasi utama pembangunan manusia. Parameter penilaian mencakup pemerataan tenaga pendidik (guru), kelayakan sarana prasarana, peningkatan literasi dan numerasi, tingkat partisipasi masyarakat, hingga inovasi adaptif dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas.
Capaian ini turut merefleksikan langkah konkret Pemprov Sulut, termasuk program revitalisasi puluhan sekolah serta pembangunan SMA Taruna Nusantara di Langowan yang menjadi sorotan dalam peta kemajuan pendidikan daerah.
Bagi Yulius, investasi terbesar suatu daerah di usianya yang ke-62 tidak sekadar diukur dari infrastruktur fisik seperti jalan atau gedung, melainkan pembangunan kualitas manusianya. Pendidikan yang layak hari ini merupakan cetak biru penentu kualitas tenaga kerja dan kepemimpinan Sulawesi Utara di masa depan.
Kado Persembahan HUT ke-62: Melengkapi Rangkaian Prestasi 2026
Keberhasilan di sektor pendidikan ini melengkapi kado kebahagiaan di usia ke-62 Provinsi Sulawesi Utara, serta menambah panjang daftar prestasi Pemprov Sulut sepanjang tahun 2026. Sebelumnya, pada 29 Mei 2026 di Kendari, Sulut juga dinobatkan sebagai Terbaik I Tingkat Provinsi dalam kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting dengan menggenggam insentif fiskal sebesar Rp3 miliar.
Dua penghargaan di sektor berbeda ini menegaskan benang merah pembangunan manusia yang diusung kepemimpinan Yulius bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay dalam visi besar: “Sulawesi Utara Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan.”
“Melalui momentum ini, kami berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi, baik dengan pemerintah pusat maupun antarpemerintah daerah se-Sulawesi. Langkah ini krusial untuk mendukung percepatan pembangunan di berbagai sektor serta memastikan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Utara,” pungkas Gubernur Yulius.
















