Bitung, SUDARA.ID – Hantaman satu unit peti kemas (kontainer) yang terlepas dari kaitan truk trailer, seketika melukai pengendara motor dan menumbangkan pohon pinang di tengah hiruk pikuk persimpangan Bitung Barat Satu. Insiden yang dipicu kegagalan truk dalam menjaga keseimbangan saat bermanuver di tikungan lampu merah ini menyisakan puing-puing kehancuran dan mengakibatkan tiga warga harus dilarikan ke rumah sakit, Bitung, Minggu (1/3/2026).
Petaka bermula saat truk trailer bernomor polisi L 9199 UU menderu dari arah Kantor Walikota Bitung menuju Terminal peti kemas Tanto. Saat berupaya menaklukkan tikungan di persimpangan lampu merah, truk tersebut gagal menjaga keseimbangan hingga oleng secara drastis. Detik-detik mencekam terjadi ketika peti kemas berwarna biru yang diangkut tersebut terlepas dari pengait, lalu terhempas hebat ke arah trotoar, menghancurkan apa pun yang berada di jalur jatuhnya.
Nahas, kontainer tersebut menghantam satu pohon pinang hingga tumbang dan satu unit lampu jalan hingga rusak berat, begitu pula dengan pengendara sepeda motor yang sedang berhenti menunggu lampu merah tidak luput dari insiden mengerikan tersebut.
Unit Laka Lantas Polres Bitung segera mengevakuasi para korban ke RSAL Dr. R. Oetojo Slamet Riyadi. Dari tiga korban yang terdampak, satu orang dilaporkan mengalami luka serius, sementara dua lainnya mengalami luka lecet dan memar dan saat ini masih dalam penanganan intensif tim medis.
Pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti berupa satu unit truk trailer, satu peti kemas, dan dua unit sepeda motor. Saat ini, polisi tengah mendalami apakah insiden ini disebabkan oleh kelalaian manusia (human error) atau faktor teknis kendaraan.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memeriksa saksi-saksi dan pengemudi serta meneliti kondisi kendaraan. Kami memastikan proses ini berjalan profesional dan transparan,” ujar AKP Dwi Dea Anggraini.
AKP Dwi Dea mengimbau para sopir kendaraan berat untuk selalu melakukan pengecekan ganda terhadap pengunci kontainer (twist lock) dan mengurangi kecepatan di tikungan.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, dan memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.
Setelah merampungkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pihak kepolisian langsung berkoordinasi dengan BPBD Kota Bitung guna mempercepat evakuasi pohon tumbang.
Sementara itu personel gabungan dari Satlantas Polres Bitung dan Polsek Maesa masih terus bersiaga di lokasi untuk menormalisasi arus lalu lintas hingga situasi benar-benar aman dan kondusif. Pihak berwenang pun mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta memberikan ruang bagi petugas untuk menuntaskan proses penanganan maupun penyelidikan di lapangan.
















