Manado, SUDARA.ID – Kabar gembira menghampiri belasan ribu aparatur sipil di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut). Mulai Kamis (4/6/2026), Pemprov Sulut resmi mencairkan dana Gaji Ketiga Belas dengan total anggaran fantastis mencapai Rp70 Miliar.
Langkah cepat ini menyasar sedikitnya 16.579 pegawai yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), PPPK Paruh Waktu, hingga jajaran Anggota DPRD Sulut.
Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, menegaskan bahwa dirinya sengaja menginstruksikan percepatan realisasi anggaran tersebut. Menurutnya, momentum ini sangat krusial untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama dalam menyambut tahun ajaran baru sekolah yang sudah di depan mata. Selain itu, pencairan ini merupakan bentuk apresiasi nyata atas dedikasi dan kinerja para ASN di bumi nyiur melambai.
“Gaji ketiga belas ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Gunakan dengan bijak, tepat sasaran, dan bermanfaat. Jangan untuk hura-hura,” tegas Gubernur Yulius saat memberikan keterangan.
Senada dengan Gubernur, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut, Tahlis Gallang, memastikan seluruh proses administrasi di internal pemerintahan berjalan tanpa hambatan. Proses sinkronisasi dan rekonsiliasi data yang digarap oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) telah rampung 100 persen.
Dengan selesainya tahapan tersebut, Tahlis menjamin proses transfer dana dari kas daerah ke rekening masing-masing penerima dapat langsung dieksekusi per hari ini.
Pencairan serentak ini diharapkan tidak hanya menjadi oase bagi para pegawai di tengah persiapan biaya pendidikan anak, tetapi juga mampu memberikan stimulan positif bagi perputaran roda ekonomi dan pasar domestik di Sulawesi Utara.
