Scroll untuk baca artikel
Example 360x360
Example 728x250
Berita UtamaManado

Gelar Seleksi Timnas Futsal U-17 ke Spanyol, Meyvo Rumengan Optimis Talenta Sulut Tembus Pelatnas

×

Gelar Seleksi Timnas Futsal U-17 ke Spanyol, Meyvo Rumengan Optimis Talenta Sulut Tembus Pelatnas

Sebarkan artikel ini
Ketua AFP Sulut Meyvo Rumengan menyerahkan bola kepada Asisten Pelatih Timnas Futsal Indonesia Eka Sanjaya sebagai tanda dibukanya Seleknas Timnas U-17 di GOR Vista Malalayang, Manado, Senin (4/5/2026). (Foto: Ridho L Tobing)
Ketua AFP Sulut Meyvo Rumengan menyerahkan bola kepada Asisten Pelatih Timnas Futsal Indonesia Eka Sanjaya sebagai tanda dibukanya Seleknas Timnas U-17 di GOR Vista Malalayang, Manado, Senin (4/5/2026). (Foto: Ridho L Tobing)
Example 468x60

Manado, SUDARA.ID – Asa talenta muda Sulawesi Utara untuk menembus panggung futsal internasional mulai terbuka lebar. Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Sulawesi Utara, Meyvo Rumengan, secara resmi membuka Seleksi Nasional (Seleknas) Timnas Futsal Indonesia U-17 yang diproyeksikan untuk berlaga di Spanyol.

​Kegiatan yang berlangsung di GOR Vista Futsal Malalayang, Kota Manado, pada Senin (4/5/2026) ini diikuti oleh 59 peserta, yang terdiri dari 49 atlet laki-laki dan 10 atlet perempuan. Mereka bersaing ketat di bawah pengawasan langsung tim pelatih nasional untuk masuk dalam program Talent Detection.

Example 300x600

​Misi Menembus Kiblat Futsal Dunia
​Pelatih Kepala Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menugaskan asistennya, Eka Sanjaya, untuk memimpin langsung proses penjaringan bakat di Bumi Nyiur Melambai. Meyvo Rumengan menegaskan bahwa kehadiran seleksi nasional di Sulawesi Utara adalah kesempatan langka yang harus dimanfaatkan secara maksimal.

​”Kami sangat bersyukur pusat memberikan kepercayaan kepada Sulawesi Utara. Hari ini seleksi dipimpin langsung oleh Coach Eka Sanjaya. Apapun hasilnya, kami serahkan sepenuhnya kepada tim pelatih. Kami menjamin proses ini murni teknis, tidak ada titip-titipan,” tegas Meyvo di hadapan para peserta.

​Meyvo optimistis bahwa setidaknya akan ada perwakilan dari Sulawesi Utara yang mampu menembus pemusatan latihan nasional (Pelatnas).
​”Target kami harus ada yang lolos. Untuk apa ada organisasi futsal di sini jika tidak bisa melahirkan pemain nasional? Paling tidak satu atau dua orang harus tembus,” ujarnya dengan nada kobar.

​Tak hanya sekadar mengejar tiket ke Spanyol, AFP Sulut juga menjadikan ajang ini sebagai momentum pemetaan atlet jangka panjang. Meyvo menjelaskan bahwa seluruh peserta yang ikut hari ini akan masuk ke dalam database pemain untuk persiapan Pra PON dan PON tahun depan.

Baca juga:   Marulye Simbolon Resmi Jabat Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Manado

​”Bagi yang belum beruntung ke nasional, data mereka tetap kami pegang untuk seleksi Pra PON dan PON. Jadi, perjuangan mereka hari ini sangat krusial untuk karier mereka ke depan,” tambahnya.

​Atensi Pemerintah dan Kriteria Ketat
​Di sisi lain, Coach Eka Sanjaya mengungkapkan bahwa terpilihnya Sulawesi Utara sebagai lokasi seleksi tidak lepas dari dukungan penuh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, serta progresivitas kepengurusan baru AFP Sulut di bawah Meyvo Rumengan.

​”Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, khususnya Bapak Gubernur. Berdasarkan pengalaman saya di level AFC, keberhasilan olahraga memang harus didukung penuh oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah,” ujar Eka di sela-sela kegiatan seleksi.

​Eka memberikan contoh nyata saat Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan AFC. Dukungan pemerintah pusat saat itu terbukti mampu membawa Indonesia keluar sebagai runner-up. Pola dukungan serupa kini ia rasakan di Sulawesi Utara.

Baca juga:   Polres Bitung Gelar Operasi Keselamatan Samrat 2026, Terapkan Kombinasi Edukasi dan Penindakan

​”Saya datang bertemu Ketua AFP dan disambut dukungan langsung dari Pemerintah Daerah. Terima kasih Pak Gubernur telah memfasilitasi kegiatan ini, sehingga seleksi dapat berjalan dengan sangat baik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Eka memberikan apresiasi tinggi terhadap perubahan signifikan dalam internal organisasi futsal di Sulawesi Utara. Menurutnya, wajah baru AFP Sulut yang didominasi anak muda membawa energi positif bagi perkembangan prestasi daerah.

​”Saat saya datang, saya melihat kepengurusan AFP di sini diisi oleh anak-anak muda. Mereka bekerja cepat dan memberikan gagasan-gagasan segar. Sejujurnya, selama ini Sulawesi Utara kurang terlihat aktif di kancah futsal nasional,” ungkap Eka secara blak-blakan.

​Namun, ia optimistis dengan kepengurusan saat ini, Sulawesi Utara siap bersaing kembali. ​”Dengan semangat baru ini, kita bisa mulai aktif memberikan wadah bagi atlet muda melalui pelatihan, akademi, dan kompetisi. Ini adalah langkah awal yang sangat baik bagi masa depan futsal Sulut,” ungkapnya dengan nada optimistis.

Terkait kriteria pemain, Eka menjelaskan bahwa pihaknya menerapkan standar tinggi sesuai instruksi Hector Souto. Penilaian tidak hanya terpaku pada kemampuan mencetak gol, tetapi lebih kepada visi bermain (game sense).

Baca juga:   Jireh Waleleng Sumbang 2 Emas untuk Sulut di Kejurnas Balap Sepeda Road Race 2025 Banyuwangi

​”Kami mencari pemain yang punya visi misi, tahu cara membuka ruang, dan memiliki passing yang akurat. Kalau hanya jago individu tapi tidak bisa main tim, itu jadi catatan. Secara fisik, mereka harus kuat bertahan dan memiliki mobilitas tinggi karena lapangan futsal itu kecil,” jelas Eka.

​Ia menambahkan, dari seluruh Indonesia, nantinya hanya akan dijaring 19 pemain untuk seleksi tahap akhir di Jakarta, sebelum dikerucutkan menjadi 14 hingga 16 pemain yang akan diberangkatkan ke Spanyol.

​”Kita akan melawan tim-tim Eropa. Jadi postur, massa otot, visi, dan struktur tulang yang kuat menjadi poin utama agar kita bisa bersaing dengan kiblat futsal dunia seperti Spanyol atau Brasil,” pungkasnya.

​Detail Pelaksanaan Seleknas

​Proses seleksi diawali dengan verifikasi administrasi yang ketat. Berikut adalah kriteria dan persyaratan yang wajib dipenuhi peserta:

– ​Kelompok Usia: Kelahiran 1 Januari 2009 – 31 Desember 2010.

– ​Dokumen: KTP, Kartu Keluarga, Akte Kelahiran, dan Pas Foto 3×4.

– ​Kelengkapan: Paspor (jika ada).

​Kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemanasan dan simulasi pertandingan untuk menilai poin demi poin kemampuan teknis para atlet muda tersebut.

Example 300250
Example 120x600
Example 300250 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *