Manado, SUDARA.ID – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Sulawesi Utara (BPD Hipmi Sulut) secara resmi mengukuhkan badan otonomi Hipmi Womenpreneur sebagai wadah khusus bagi pengusaha muda perempuan di Bumi Nyiur Melambai.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua BPD Hipmi Sulut, Hizkia Sembel, di sela-sela agenda Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang berlangsung di Ballroom Swiss-belhotel Maleosan Manado, Jumat (1/5/2026).
Ketua Hipmi Womenpreneur Sulut, Hillary Julia Tuwo, menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni formalitas. Baginya, momentum ini membawa semangat baru untuk memperkuat sinergitas kewirausahaan perempuan di Sulawesi Utara.
Berdasarkan data yang dipaparkan Hillary, potensi perempuan di Sulut sangat signifikan. Dengan komposisi penduduk yang hampir berimbang (selisih hanya 2 persen antara laki-laki dan perempuan), sektor kewirausahaan mencatat presentasi yang membanggakan.
”Perempuan yang bergerak di bidang kewirausahaan memiliki persentase 48 persen. Artinya, perempuan di Sulut sangat mandiri. Kader perempuan di Hipmi pun cukup solid, membuktikan bahwa kita mampu menjalankan tugas kemandirian tersebut,” ujar Hillary.
Hillary, yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Sulut, menjelaskan bahwa Hipmi Womenpreneur akan menjadi inkubator bagi kreativitas perempuan. Beberapa program kerja yang telah disiapkan meliputi:
– Talkshow Inspiratif: Berbagi pengalaman dengan para pelaku usaha sukses.
– Pelatihan & Seminar: Peningkatan kapasitas skill bisnis dan manajemen.
– Open Recruitment: Membuka pintu seluas-luasnya bagi perempuan Sulut yang ingin bergabung dan berkembang.
”Kami menerima secara terbuka. Ayo kita bersinergi memajukan perekonomian di Sulut melalui wadah ini,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua BPD Hipmi Sulut, Hizkia R. Sembel, menyatakan bahwa pembentukan badan otonomi ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem usaha yang inklusif.
”Kami ingin pengusaha muda jangan cuma laki-laki semua. Kami mengajak para perempuan untuk tampil. Mereka butuh komunitas dan tempat untuk bisa mengeksplorasi diri,” tegas Hizkia saat sesi wawancara.
Pelantikan ini diharapkan mampu menggerakkan potensi perempuan dalam menumbuhkan perekonomian daerah melalui sentuhan ide kreatif dan inovasi bisnis yang segar. Dengan komitmen kuat dari pengurus baru, Hipmi Womenpreneur optimis dapat membawa perubahan positif bagi kesejahteraan masyarakat hingga ke pelosok Sulawesi Utara.
