Manado, SUDARA.ID – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) secara resmi melepas mahasiswa peserta Kuliah Kerja Terpadu (KKT) Angkatan 148 pada Senin (13/7/2026). Para mahasiswa diproyeksikan untuk turun langsung ke masyarakat, salah satunya menyasar Kota Bitung yang dikenal sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kawasan.
Rektor Universitas Sam Ratulangi, Prof. Dr. Ir. Oktovian B.A. Sompie, M.Eng., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa program KKT merupakan wadah krusial bagi mahasiswa untuk menguji integritas dan menerapkan keilmuan secara nyata di tengah masyarakat.
”Melalui Kuliah Kerja Terpadu ini, kalian akan belajar mengimplementasikan ilmu pengetahuan, sekaligus belajar memahami kehidupan masyarakat secara langsung,” ujar Prof. Oktovian saat memberikan arahan dalam upacara pelepasan.
Secara khusus, Rektor soroti posisi strategis Kota Bitung yang menjadi salah satu kawasan prioritas pengabdian mahasiswa pada gelombang kali ini. Menurutnya, Bitung menyimpan potensi lintas sektor yang sangat berharga untuk dieksplorasi dan dikembangkan.
”Kota Bitung memiliki potensi yang sangat besar sebagai kota industri, pelabuhan, perikanan, pariwisata, serta pusat pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara,” lanjutnya.
Melalui penjunuran mahasiswa ini, pihak rektorat berharap kehadiran peserta KKT 148 tidak sekadar menjadi rutinitas akademik semata, melainkan mampu memberikan dampak konkret bagi pembangunan daerah.
”Kami berharap seluruh peserta KKT dapat mengenali potensi tersebut, berkolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat, serta menghadirkan program-program yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lokal,” pungkas Prof. Oktovian.
Melalui pelepasan ini, para mahasiswa Angkatan 148 siap membaur dengan warga lokal dan bermitra dengan pemerintah daerah setempat demi merancang program kerja berbasis solusi nyata selama masa pengabdian.
















