Bitung, SUDARA.ID – Pemerintah Kota Bitung (Pemkot) Bitung menggalang kegiatan kerja bakti/korve massal lintas sektor, dengan melibatkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan pemerintahannya, bersama dengan instansi vertikal yang tergabung dalam unsur Forkopimda Kota Bitung, Jumat (6/2/2026) pagi.
Kegiatan ini digelar sebagai respon dalam menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, terkait dengan Gerakan Nasional ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), yang disebutnya sebagai gerakan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata, saat Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026) awal pekan ini.
Gerakan Indonesia ASRI ini juga selaras dengan Misi Ketiga Pemerintahan HH-RM Tahun 2025-2030, ”Meningkatkan Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Pelestarian Fungsi Lingkungan Hidup” dalam suatu gerakan bersama, sebagaimana Visi , “Harmonisasi Menuju Bitung Maju”.
Kegiatan bersih-bersih atau korve, sebagaimana yang disebut Presiden Prabowo, dimulai sejak pukul 06.30 Wita tadi pagi, di masing-masing lokasi yang telah di tentukan sebelumnya oleh Sekretariat Daerah Kota Bitung.
Sebagaimana pengumuman tersebut, Kepala Perangkat Daerah wajib mengikutsertakan seluruh ASN (PNS,PPPK dan PPPK Paruh Waktu) Pemerintah Kota Bitung, begitu pula dengan ASN di Instansi Vertikal, para staf PERUMDA dan BUMN yang ada di Kota Bitung, Tidak hanya sampai disitu, seluruh lapisan masyarakat juga dilibatkan melalui koordinasi para Camat dan Lurah dilokasi pemukiman masing-masing.
Berlandaskan kombinasi semangat “Harmoni Bitung ASRI”, seluruh peserta kerja bakti tampak antusias, dengan membawa garukan sampah, sekop, karung dan sapu, membersihkan sampah, rumput liar yang ada di sepanjang jalan protokol dan drainase.
Penggalangan korve ini menunjukan, bagaimana hal yang sederhana sekalipun dapat terkondisi melalui koordinasi aktif lintas sektor, dari Pemerintah Pusat hingga ke Pemerintahan Daerah, sebagai wujud sinergitas dan soliditas dalam melaksanakan program pembangunan nasional yang lebih besar, menuju Indonesia Emas tahun 2045.
















