Scroll untuk baca artikel
Example 360x360
Example 728x250
Berita UtamaPeristiwa

Peringatan Dini Tsunami Berakhir, Warga Bitung Diminta Kembali ke Rumah dan Tetap Waspada

×

Peringatan Dini Tsunami Berakhir, Warga Bitung Diminta Kembali ke Rumah dan Tetap Waspada

Sebarkan artikel ini
Kalaks BPBD Bitung Vivi Kadeke saat memberikan keterangan terkait berakhirnya peringatan dini tsunami di Pusdalops BPBD, Kamis (2/4/2026). (Foto: Ridho L Tobing)
Kalaks BPBD Bitung Vivi Kadeke saat memberikan keterangan terkait berakhirnya peringatan dini tsunami di Pusdalops BPBD, Kamis (2/4/2026). (Foto: Ridho L Tobing)
Example 468x60

Bitung, SUDARA.ID – Pemerintah Kota Bitung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) secara resmi menyatakan bahwa peringatan dini tsunami akibat gempa bumi yang terjadi pada Kamis (2/4/2026) pagi telah berakhir. Masyarakat yang sempat mengungsi kini diperbolehkan kembali ke kediaman masing-masing.

​Kepala Pelaksana (Kalaks) BPBD Kota Bitung, Vivi Kadeke, menginformasikan bahwa status waspada tsunami dicabut pada pukul 10.13 WITA.

Example 300x600

​”Peringatan dini tsunami sudah berakhir pada pukul 10.13 WITA. Masyarakat yang telah melakukan evakuasi secara mandiri, silakan untuk kembali ke rumah masing-masing,” ujar Vivi Kadeke saat di temui SUDARA.ID di Pusdalops BPBD Kota Bitung, Kamis (2/4/2026).

Baca juga:   Walikota Hengky Honandar Lepas Ribuan Peserta Pawai Takbiran Idul Fitri 1447 H di Kota Bitung

​Vivi mengimbau warga agar tidak termakan isu hoaks yang beredar di media sosial. Ia menekankan agar masyarakat hanya mempercayai kanal informasi resmi dari Pemerintah Kota Bitung maupun BMKG.

​”Jangan lagi mendengar informasi dari sumber yang tidak bisa dipercaya. Perkembangan selanjutnya tetap monitor informasi dari Pemerintah maupun BMKG,” tegasnya.

​Terkait dampak kerusakan, Walikota Bitung Hengky Honandar SE telah menginstruksikan jajaran Camat dan Lurah untuk segera melakukan pendataan di wilayah masing-masing. Hingga berita ini diturunkan, dilaporkan sejumlah gedung mengalami kerusakan, namun tidak ada korban jiwa.

Baca juga:   Lepas Pawai Takbiran, Gubernur Yulius Selvanus Apresiasi Toleransi Umat Beragama di Sulut

​Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gempa susulan, Pemerintah Kota Bitung mengambil kebijakan khusus bagi para pegawai.

​Kebijakan ASN: Mengizinkan ASN pulang lebih awal dan melanjutkan pekerjaan di rumah (Work From Home).

​Imbauan Walikota: “Jika terdapat kerusakan akibat gempa bumi ini, kiranya masyarakat dapat melaporkan ke pemerintah setempat,” ujar Hengky Honandar.

Baca juga:   Illegal Fishing, KKP Berhasil Cegat dan Amankan 2 Kapal Ikan Asing Filipina di Samudera Pasifik

​Tim tanggap darurat saat ini telah dikerahkan ke lapangan untuk memeriksa fasilitas umum dan membantu warga yang membutuhkan. Meskipun status tsunami berakhir, warga di wilayah pesisir tetap diminta waspada dan menjauhi bangunan yang strukturnya retak atau rusak akibat getaran gempa pukul 07.05 WITA tadi.

​”Kita tetap mengantisipasi bila terjadi gempa susulan. Jika ada peringatan dini lagi, kami akan segera menginformasikan agar warga tetap siaga mengantisipasi segala kemungkinan,” pungkas Vivi Kadeke.

Example 300250
Example 120x600
Example 300250 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *