Scroll untuk baca artikel
Example 360x360
Example 728x250
Berita UtamaPemprov Sulut

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan YSK-Victory: Fondasi Visi Pembangunan Berkelanjutan untuk Sulawesi Utara

×

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan YSK-Victory: Fondasi Visi Pembangunan Berkelanjutan untuk Sulawesi Utara

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE didampingi Ketua TP PKK Sulut, Ny Anik Yulius Selvanus (tengah kiri), bersama Wakil Gubernur, Dr. J. Victor Mailangkay SH MH didampingi Wakil Ketua TP-PKK, Ny. Dr. Merry E. Mailangkay-Kalalo SH MH (tengah kanan). (Foto: Ist)
Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE didampingi Ketua TP PKK Sulut, Ny Anik Yulius Selvanus (tengah kiri), bersama Wakil Gubernur, Dr. J. Victor Mailangkay SH MH didampingi Wakil Ketua TP-PKK, Ny. Dr. Merry E. Mailangkay-Kalalo SH MH (tengah kanan). (Foto: Ist)
Example 468x60

Manado, SUDARA.ID – Refleksi satu tahun masa pengabdian atas kepemimpinan pasangan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, dan Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay SH MH di Sulawesi Utara dimaknai sebagai fondasi krusial untuk menjaga amanah rakyat serta tekad untuk menuntaskan visi pembangunan daerah.

Bagi pasangan berakronim YSK-Victory ini, satu tahun pengabdian adalah pijakan penting untuk terus membawa Sulawesi Utara untuk menjadi lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Example 300x600

Penegasan ini diungkapkan Gubernur Yulius dalam bagian dari sambutannya saat gelar syukur satu tahun kepemimpinan YSK-Victory, yang digelar di Graha Gubernuran, Manado, Kamis (5/3/2026).

Dalam suasana khidmat di Graha Gubernuran, Gubernur Yulius yang tampil di podium didampingi Wakil Gubernur Victor Mailangkay, mengawali sambutannya dengan nada rendah hati. Ia menegaskan bahwa peringatan satu tahun kepemimpinan YSK-Victory bukanlah panggung untuk berpuas diri, melainkan momen penguatan tekad untuk menuntaskan amanah rakyat dengan transparansi dan kerja keras.

“Hari ini, melalui momen syukur ini, kita menoleh sejenak bukan untuk berpuas diri atau berbangga hati, melainkan untuk menguatkan kembali tekad bahwa amanah besar ini harus terus kami jalankan dengan penuh ketulusan hati, transparansi, dan kerja keras hingga tuntas teratasi,” tutur Gubernur Yulius dengan nada reflektif namun penuh ketegasan.

Menariknya, alih-alih memborbardir podium dengan retorika deretan data teknis dan statistik pencapaian, Gubernur Yulius lebih memilih membiarkan masyarakat sendiri yang menilai kinerjanya secara langsung di tahun pertama Pemerintahannya bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay.

“Biarlah data itu menjadi catatan administratif, karena bagi kami, yang paling berhak menilai adalah masyarakat sendiri. Suka atau tidak suka dengan apa yang kami kerjakan, itu adalah bagian dari dinamika pembangunan yang wajar,” ujar Gubernur.

Ia menekankan bahwa prioritas utama dalam setiap embusan kebijakan pemerintahannya adalah murni demi kepentingan rakyat Sulawesi Utara.

“Tapi satu hal yang perlu saudara-saudara ketahui, Saya bersama Pak Victor selalu berkomitmen, di setiap helaan napas kebijakan kami, kepentingan rakyat Sulut adalah prioritas yang kami dahulukan,” tandas Gubernur.

Baca juga:   Gubernur Sulut Hadiri Pembukaan Pornas Korpri XVII di Palembang, Dukung Langsung Kontingen Sulut

Menurutnya, tayangan video kaledioskop yang ditampilkan setidaknya sudah lebih dari cukup untuk menggambarkan dedikasi YSK-Victory, dalam visualisasi potret kerja nyata yang jauh lebih bermakna daripada deretan angka-angka statistik.

Gubernur Yulius secara terbuka mengakui bahwa deretan prestasi yang telah diraih Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara saat ini merupakan buah dari kolaborasi besar.

“Perlu Saya tegaskan, bahwa setiap capaian positif, setiap penghargaan, ataupun prestasi yang kita raih dalam kurun waktu setahun ini, semata-mata itu bukanlah hasil kerja Saya atau Pak Victor semata. Itu adalah hasil kerja kita semua, kerja keras kolektif seluruh elemen bangsa di Sulawesi Utara,” aku Gubernur Yulius.

Mengingat kepemimpinan mereka berdua berangkat dari latar belakang yang berbeda, Gubernur Yulius memastikan bahwa keduanya akan terus belajar untuk tetap dalam satu ritme demi pembangunan daerah.

“Satu tahun ini juga menjadi waktu bagi kami untuk banyak belajar. Saudara semua tahu, Saya punya latar belakang militer yang sangat kental, nilai disiplin, ketegasan, dan kecepatan adalah napas Saya. Sementara Pak Victor, beliau memiliki latar belakang ilmu hukum dan pengalaman politik yang sangat kuat, matang, dan bijaksana. Kami adalah dua pribadi dengan warna yang berbeda, namun kami terus belajar setiap waktu untuk tetap dalam satu ritme demi langkah yang seirama dalam pembangunan ini,” ungkap Gubernur secara terbuka mengenai dinamika kepemimpinannya.

Memahami dinamika tersebut, Gubernur menyampaikan apresiasinya yang tinggi kepada jajaran Pemerintah Provinsi Sulut dan seluruh lintas sektoral yang telah “berkeringat” bersama mengikuti irama kerja pimpinan daerah yang cepat.

“Terima kasih atas setiap kerja keras, pengorbanan waktu dan tenaga, dedikasi yang luar biasa, serta loyalitas saudara-saudara semua dalam menjaga marwah kepemimpinan ini. Terima kasih karena sudah mau berjalan searah, satu tujuan, dan yang terpenting, tetap tegak lurus dalam Satu Komando untuk Pembangunan Sulawesi Utara. Kita harus seirama, selangkah, dan satu tujuan. Tidak boleh ada yang bergerak sendiri-sendiri untuk kepentingan pribadi atau kelompok,” hatur tegas Gubernur.

Baca juga:   Gubernur Sulut Yulius Selvanus Putuskan Tidak Ada Kenaikan Pajak Ranmor Tahun 2026

Di samping itu, di tengah dinamika kepemimpinannya, Gubernur Yulius juga menaruh perhatian besar pada aspek sosial kemasyarakatan di Sulawesi Utara yang dikenal sangat dinamis. Baginya, menjaga ritme pembangunan harus sejalan dengan upaya merawat tatanan sosial yang harmonis.

“Di atas semua kerja keras ini, ada hal yang jauh lebih penting untuk kita rawat bersama, yaitu kerukunan, toleransi, ketertiban dan rasa damai di daerah ini. Sulawesi Utara adalah Laboratorium Toleransi yang harus kita jaga kesuciannya. Jangan biarkan ada celah sedikit pun bagi perpecahan,” gugah Gubernur mengingatkan.

Bagi Gubernur Yulius, fondasi utama pembangunan bukan sekadar deretan infrastruktur fisik, melainkan kokohnya kerukunan antarwarga. Untuk itu, Ia pun mengajak seluruh elemen daerah untuk merawat semangat gotong royong, menjadikan nilai Mapalus sebagai denyut nadi dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

“Saya titipkan pesan, mari kita terus mengedepankan semangat gotong royong dan nilai-nilai Mapalus dalam segala hal. Mapalus bukan sekadar tradisi, tapi ruh yang menggerakkan kita untuk saling menopang dalam kebaikan,” kata Gubernur.

Mengingat hal tersebut, Gubernur Yulius menghaturkan rasa terima kasihnya kepada seluruh elemen masyarakat dan lintas sektor yang telah bersinergi menyukseskan program pembangunan dan menjaga suasana kondusif di Bumi Nyiur Melambai selama setahun terakhir.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih yang tulus kepada semua pihak. Kepada Forkopimda, jajaran pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, rekan-rekan pers, dan terutama kepada seluruh masyarakat Sulawesi Utara,” hatur Gubernur Yulius Selvanus.

Melampaui makna simbolis sebuah jabatan, Gubernur Yulius memandang kursi kepemimpinan sebagai instrumen untuk melayani dengan tanggung jawab besar terhadap kemajuan daerah.

“Jabatan yang kami emban ini adalah amanah murni dari rakyat. Ini bukan soal kursi kekuasaan atau sekadar posisi formal, tapi soal tanggung jawab moral yang harus kami gunakan sebaik-baiknya dan sebijak mungkin demi kemajuan daerah ini,” ujar Gubernur.

Baca juga:   Satu Tahun Kepemimpinan YSK-Victory: Ekonomi Sulut Melesat 5,66 Persen dan Birokrasi Raih Opini A

Menutup sambutannya, Gubernur menitipkan pesan persatuan agar seluruh jajaran dan masyarakat tidak terlena dengan capaian saat ini. Ia menekankan pentingnya sinergi untuk menghadapi dinamika yang kian kompleks.

“Mari kita terus Bergandengan Tangan dan mari kita tetap Kompak. Perjalanan kita masih panjang. Satu tahun ini hanyalah fondasi awal. Ke depan, tantangan akan jauh lebih berat, dinamis, dan penuh kejutan, namun Saya percaya, kalau kita semua satu langkah, tidak ada gunung yang terlalu tinggi untuk kita daki, dan tidak ada mimpi yang terlalu besar untuk kita wujudkan, demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara,” tutup Gubernur dengan nada optimis.

Hadir mendampingi Gubernur Yulius Selvanus, Ketua TP-PKK Sulawesi Utara, Ny Anik Yulius Selvanus. Sementara Wakil Wakil Gubernur Victor Mailangkay didampingi Wakil Ketua TP-PKK, Ny. Dr Merry E Mailangkay Kalalo SH MH.

Momen syukur tersebut turut dihadiri Forkopimda Sulawesi Utara, Konsul Jenderal Filipina di Manado, Plh. Sekda Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Denny Mangala MSi; Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara; Para Ketua DPD/DPW Partai Politik di Sulut; Pengurus DPD dan DPC Partai Gerindra se-Sulut; Para Bupati dan Walikota; Para Tokoh Agama dan Pimpinan Organisasi Keagamaan; Para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkup Pemerintah Provinsi Sulut; Para Pejabat Fungsional Ahli Utama; Para Pimpinan Instansi Vertikal di Sulawesi Utara; Komisaris Utama dan Direktur Utama BSG, beserta segenap jajaran; Para Pimpinan BUMN dan BUMD di Sulawesi Utara; Para Rektor dan Pimpinan Perguruan Tinggi; Para Pejabat Administrator; Para Staf Khusus Gubernur; Para Pimpinan Ormas, LSM, Organisasi Kepemudaan, dan Tokoh Masyarakat; Para Pejabat Sipil, TNI dan Polri; Pengurus TP-PKK, Dekranasda dan DWP Provinsi Sulut, dan Insan Pers.

 

Example 300250
Example 120x600
Example 300250 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *