Scroll untuk baca artikel
Example 360x360
Example 728x250
Berita UtamaBitung

Semarak Cap Go Meh 2577 Kota Bitung: Saat Harmoni dan Ritual Suci Goan Siau Menyatu dalam Keberagaman

×

Semarak Cap Go Meh 2577 Kota Bitung: Saat Harmoni dan Ritual Suci Goan Siau Menyatu dalam Keberagaman

Sebarkan artikel ini
Cap Go Meh 2577 Kota Bitung Bius Ribuan Warga. (Foto: Ridho L Tobing)
Cap Go Meh 2577 Kota Bitung Bius Ribuan Warga. (Foto: Ridho L Tobing)
Example 468x60

Bitung, SUDARA.ID – Kemeriahan Tahun Baru Imlek 2577 mencapai puncaknya di Kota Bitung. Ribuan warga tumpah ruah memadati jalanan utama, mulai dari depan Rumah Dinas Walikota hingga pertigaan Kantor DPRD Kota Bitung, untuk menyaksikan prosesi suci Goan Siau atau Cap Go Meh yang dipusatkan di Kelenteng Seng Bo Kiong, Selasa (3/3/2026).

​Perayaan yang jatuh pada hari ke-15 bulan pertama kalender Imlek ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian perayaan tahun baru bagi masyarakat Tionghoa yang menganut ajaran Tridharma.

Example 300x600
Tang Shin pada acara Cap Go Meh 2577 Kota Bitung. (Foto: Ridho L Tobing)

​Kemeriahan sinergitas harmoni lintas budaya dimulai tepat pukul 16.00 Wita dengan pelepasan rombongan non-ritual. Barisan ini menjadi pembuka yang memukau, menampilkan kekayaan akulturasi budaya di Kota Bitung:

1.​Tarian Kawasaran Manguni Watu Pinaesaan: Tarian perang khas etnis Minahasa yang melambangkan keberanian.
2. ​Mobil Hias Garuda: Persembahan Sekolah Dharma Bhakti Bitung yang mengusung lambang negara sebagai simbol Bhinneka Tunggal Ika.
3. ​Karnaval Budaya: Kolaborasi Dinas Pariwisata serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
4. Selebrasi Ibu-ibu TP-PKK, Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI), dan Dekranasda Kota Bitung
5. ​Musik Bambu: Alunan alat musik tradisional Sulawesi Utara yang menambah kental nuansa lokal.

Baca juga:   Presiden Jokowi Gelar "Gala Dinner" Sambut Pemimpin dan Delegasi KTT WWF Ke-10 di GWK Bali

​Puncak acara terjadi pada pukul 16.45 Wita, saat Walikota Bitung, Hengky Honandar SE didampingi Ketua TP PKK Kota Bitung, Ny. Ellen Honandar Sondakh SE, bersama Wakil Walikota, Randito Maringka S.Sos didampingi Sekretaris TP PKK Kota Bitung Ny Jacinta Marrybel Maringka Gumolung, secara resmi melepas rombongan ritual suci Goan Siau.

​Iring-iringan ini membawa tujuh barisan utama yang sarat makna spiritual, diantaranya:

1. ​Petugas Sembahyang Seng Bo Kiong (SBK) dan umat pembawa Hio.
2. ​Kio Tiong Tan Lie Goan Swe (Lo Cia): Dewa pelindung berwujud ksatria sakti.
3. ​Kio Hian Thian Siang Te: Dewa Langit Utara, penakluk kekuatan jahat.
4. ​Kio Kwan Kong: Panglima perang yang melambangkan kesetiaan dan keadilan.
5. ​Kio Hok Tek Ceng Sin: Dewa Bumi yang melambangkan kesejahteraan bagi pemukiman.
6. ​Kio Thian Siang Seng Mu (Ma Cho): Dewi Laut pelindung para pelaut.
7. ​Atraksi atraktif Macan dan Naga (Barongsai & Liong).

Baca juga:   Komitmen Hadirkan Posbankum di Tiap Kelurahan, Pemkot Bitung Terima Penghargaan Menteri Hukum RI

​Walikota Hengky Honandar dalam keterangannya menegaskan bahwa Pemkot Bitung berkomitmen penuh mendukung Cap Go Meh sebagai agenda rutin tahunan. Menurutnya, event ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan motor penggerak sektor pariwisata.

​”Pemerintah mendukung penuh karena ini adalah bagian dari daya tarik pariwisata. Selain menghibur masyarakat, dampaknya nyata bagi peningkatan kunjungan wisata ke Kota Bitung,” ujar Walikota usai kegiatan.

Walikota Bitung, Hengky Honandar SE dan Wakil Walikota, Randito Maringka S Sos, dan Sekda Kota Bitung, Ir. Ign Rudy Theno ST MT MAP, bersama Pengurus TP-PKK Kota Bitung dan jajaran Pemerintahan Kota Bitung, turut menyukseskan Gelar ritual Goan Siau 2577 Kongzili. (Foto: Ridho L Tobing)

​Lebih lanjut, Honandar menitipkan pesan mendalam tentang menjaga kerukunan. Ia mengajak seluruh elemen, termasuk awak media, untuk menyebarkan narasi yang menyejukkan. “Harmonisasi di Bitung adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga agar tetap kondusif dan nyaman bagi semua,” tambahnya.

Baca juga:   Disaksikan Yulius Selvanus, Randito Maringka Lantik 850 Pengurus Ranting DPC Gerindra Bitung 

​Senada dengan pemerintah, Pandita Kelenteng Seng Bo Kiong, Rolly Ciwulusan, menyampaikan apresiasi mendalam kepada masyarakat, aparat keamanan dari Polres Bitung, serta jajaran Pemerintah Kota atas kelancaran acara.

​”Kami sangat bersyukur prosesi ini berjalan aman, tertib, dan lancar. Dukungan masyarakat dan media sangat berarti bagi kami sebagai pelaksana ritual,” kata Pandita Rolly.

Pandita Kelenteng Seng Bo Kiong, Rolly Ciwulusan, bersama Tang Shin dan Pengurus Kelenteng Seng Bo Kiong, Angwyn Wiryang. (Foto: Ridho L Tobing)

​Ia juga menutup rangkaian ritual dengan doa bagi kemajuan kota. Di tahun Kuda Api ini, diharapkan keberkahan sandang pangan dan kedamaian senantiasa menyelimuti warga sesuai visi Harmonisasi Menuju Bitung Maju.

​”Semoga tahun ini melahirkan kebahagiaan yang sempurna. Malam ini, tepat pada Purnama Agung, kami menutup rangkaian sembahyang Imlek. Gong Xi Fat Cai!” pungkasnya.

Example 300250
Example 120x600
Example 300250 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *