Manado, SUDARA.ID – Jajaran Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Sulawesi Utara melakukan aksi nyata dalam memerangi polusi laut dengan menyasar tumpukan sampah plastik yang mengapung dan mencemari jalur navigasi nelayan di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tumumpa, Kota Manado, Jumat (6/3/2026) pagi.
Tidak tanggung-tanggung, aksi totalitas ditunjukkan Tim Setwan di bawah komando Plt. Sekretaris DPRD Sulut, Weliam Niklas Silangen, S.Sos., M.Si, dengan meluaskan jangkauan kerja bakti tidak hanya di area darat, melainkan juga menerjunkan armada perahu untuk menyapu bersih sampah yang mengapung di sekitar perairan pelabuhan tersebut.
Aksi ini merupakan bagian dari implementasi Gerakan Indonesia ASRI Pemprov Sulawesi Utara, yang hari itu digalang langsung oleh Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Sulut, Dr. Fransiscus Engelbert Manumpil, S.Pi., M.Env.Mgmt.
Selain Tim Setwan, tidak kurang dari enam perangkat daerah dikerahkan untuk mengepung titik-titik tumpukan sampah, yang melibatkan sinergi dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulut, Dinas Kehutanan Provinsi Sulut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sulut, serta sejumlah perangkat daerah terkait lainnya di bawah Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Langkah taktis penyisiran intensif ini diambil sebagai respons atas tingginya volume sampah plastik yang mengapung dan mencemari area sekitar dermaga. Meski menggunakan alat manual, tim mengumpulkan material sampah langsung dari permukaan laut ke atas perahu sebelum akhirnya dievakuasi ke daratan untuk diproses lebih lanjut.
Dalam aksi tersebut, Sekwan Niklas Silangen mengingatkan bahwa kelestarian ekosistem laut merupakan fondasi utama bagi kesejahteraan warga peisir.
“Menjaga kebersihan laut adalah tanggung jawab kita bersama. Lingkungan yang bersih akan memberikan dampak positif bagi masyarakat serta ekosistem laut yang menjadi sumber kehidupan masyarakat pesisir,” tandas Silangen.
Keterlibatan lintas sektor ini menjadi sinyal kuat komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam memprioritaskan kelestarian wilayah pesisir. Aksi ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi mampu memicu perubahan perilaku masyarakat untuk berhenti membuang sampah ke laut.
Melalui semangat gotong royong ini, TPI Tumumpa diharapkan kembali menjadi pusat aktivitas ekonomi yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi warga Sulawesi Utara.
