Scroll untuk baca artikel
Example 360x360
Example 728x250
Berita UtamaKesehatanPemprov Sulut

Transformasi Medis Gubernur Yulius Dobrak Batas Geografis demi Pemerataan Layanan Kesehatan Modern di Sulut

×

Transformasi Medis Gubernur Yulius Dobrak Batas Geografis demi Pemerataan Layanan Kesehatan Modern di Sulut

Sebarkan artikel ini
TRANSFORMASI: Gubernur Yulius Selvanus sukses mendobrak batas geografis demi menghadirkan layanan kesehatan modern dan manusiawi di seluruh wilayah Sulawesi Utara. (Foto: Dok. Istimewa/SUDARA.ID)
TRANSFORMASI: Gubernur Yulius Selvanus sukses mendobrak batas geografis demi menghadirkan layanan kesehatan modern dan manusiawi di seluruh wilayah Sulawesi Utara. (Foto: Dok. Istimewa/SUDARA.ID)
Example 468x60

Manado, SUDARA.ID – Bukan sekadar angka di atas kertas, revolusi kesehatan di bawah komando Gubernur Yulius Selvanus kini resmi menempatkan Sulawesi Utara di puncak peta layanan medis nasional. Keberhasilan Sulut meraih National Governance Award 2026 menjadi bukti nyata bahwa tangan dingin sang Jenderal (Purn) telah berhasil meruntuhkan tembok pembatas akses kesehatan, mengubah tantangan geografis kepulauan menjadi benteng pertahanan nyawa melalui pemerataan fasilitas modern yang kini hadir langsung di depan pintu rumah warga.

​Memasuki periode 2025–2026, janji politik “Sulut Sehat” mulai menampakkan hasil nyata. Gubernur Yulius secara konsisten menegaskan bahwa tidak boleh ada sekat antara masyarakat dengan hak medisnya.

Example 300x600

​”Pelayanan kesehatan harus maksimal. Tidak boleh ada warga yang merasa sulit mendapatkan pengobatan hanya karena kendala akses atau biaya,” tegas Yulius dalam sebuah kesempatan peninjauan fasilitas kesehatan baru-baru ini.

​Langkah konkret Gubernur Yulius terlihat dari pemerataan infrastruktur yang tidak lagi “Manado-sentris”. Pembangunan gedung baru RSUD Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dan modernisasi RSUD Manembo-Nembo Bitung menjadi bukti komitmen tersebut.

​Namun, yang paling mencuri perhatian adalah inovasi layanan bagi warga kepulauan di Sangihe dan Talaud. Pemprov Sulut kini mengoperasikan dua unit kapal Rumah Sehat BAZNAS sebagai layanan kesehatan bergerak (mobile clinic) yang menembus ombak demi melayani warga di perbatasan.

Baca juga:   Luncurkan BSPS 2026 di Sulut, Hashim: Perumahan Kunci Kesejahteraan Rakyat

​Di sisi lain, bagi warga perkotaan, Gubernur membawa teknologi medis kelas dunia ke RSUD ODSK melalui layanan Digital Subtraction Angiography (DSA). Teknologi canggih untuk penanganan vaskular dan stroke ini ditangani langsung oleh tim ahli, memangkas kebutuhan warga untuk berobat ke luar daerah atau luar negeri.

​Salah satu terobosan yang paling dinantikan adalah resminya RS Khusus Infeksi (RSKI) Kitawaya Manado melayani pasien peserta BPJS Kesehatan. Langkah ini memperluas opsi perawatan berkualitas bagi masyarakat tanpa harus mencemaskan tagihan rumah sakit.

​Sentuhan kepemimpinan Yulius Selvanus pun mendapat pengakuan di level nasional. Pada tahun 2026, Sulut dianugerahi National Governance Award (NGA) untuk kategori Outstanding Province in Life Expectancy Value. Penghargaan ini diberikan karena angka harapan hidup (AHH) masyarakat Sulut melonjak tajam berkat transformasi digital dan pemerataan gizi.

​Gubernur Yulius memahami bahwa kesehatan bukan hanya soal beton dan mesin. Ia menyasar aspek manusiawi dengan menyalurkan bantuan kursi roda dan kacamata bagi lansia kurang mampu secara langsung.

Baca juga:   Gubernur Yulius Selvanus Nyatakan Sulut Kompak, Siap Dukung Percepatan Program Prioritas Presiden

​Selain itu, investasi jangka panjang dilakukan melalui pemberian beasiswa studi bagi dokter lokal untuk meningkatkan kompetensi mereka menjadi spesialis.

​”Bapak Gubernur ingin tenaga medis benar-benar hadir melayani. Cepat, tepat, dan ramah. Itulah standar pelayanan kita sekarang,” ujar Plt. Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Sulut, dr. Rima Lolong.

Catatan Emas Transformasi Kesehatan Sulut (2025-2026):

– ​Perluasan Jangkauan BPJS di RSKI Kitawaya

Langkah strategis ini menjadi angin segar bagi masyarakat kelas menengah ke bawah. Dengan dibukanya layanan BPJS di RS Khusus Infeksi Kitawaya, warga kini memiliki akses ke fasilitas medis modern tanpa perlu memikirkan beban biaya, sekaligus mengurai antrean panjang di rumah sakit umum lainnya.

– ​Layanan Medis Tanpa Batas di Wilayah Kepulauan

Kehadiran dua unit kapal Rumah Sehat menjadi bukti nyata kehadiran negara di wilayah terluar. Masyarakat di Kepulauan Sangihe dan Talaud kini tidak perlu lagi menempuh perjalanan laut berjam-jam ke daratan utama hanya untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan berkualitas.

Baca juga:   Pemprov Sulut Dukung Penguatan PKK, Dekranasda, dan Posyandu dalam Rakerda dan Bimtek Tahun 2025

– ​Modernisasi Teknologi Medis di RSUD ODSK

Implementasi teknologi Digital Subtraction Angiography (DSA) menempatkan Sulawesi Utara dalam jajaran provinsi dengan fasilitas medis tercanggih di Indonesia Timur. Layanan ini menjadi solusi krusial bagi penanganan cepat kasus stroke dan gangguan pembuluh darah bagi warga lokal.

– ​Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia

Investasi pada sektor manusia dilakukan melalui program beasiswa spesialis bagi dokter-dokter putra daerah. Hal ini memastikan bahwa kecanggihan alat medis yang ada di Sulut dioperasikan oleh tangan-tangan ahli yang memahami karakter dan kebutuhan masyarakat setempat.

– ​Peningkatan Angka Harapan Hidup secara Nasional

Keberhasilan meningkatkan Angka Harapan Hidup (AHH) yang diakui lewat National Governance Award menjadi bukti empiris bahwa integrasi antara layanan digital, pemerataan gizi, dan akses medis di era Gubernur Yulius telah berjalan di jalur yang tepat.

Dengan berbagai pencapaian ini, era Gubernur Yulius Selvanus berhasil mengubah citra rumah sakit pemerintah menjadi fasilitas yang modern, manusiawi, dan terpercaya bagi seluruh lapisan masyarakat Sulawesi Utara.

Example 300250
Example 120x600
Example 300250 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *