Minahasa, SUDARA.ID – Aksi nyata dalam mendukung program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terus diimplementasikan di tingkat daerah melalui kolaborasi lintas organisasi yang tergabung didalam komunitas “Solidaritas Nusantara”. Arus Bawah Persada (ABP), Wanita ne Toudano, dan Kesehatan Indonesia Raya (Kesira) bersinergi menyelenggarakan bakti sosial bertajuk “Berbagi Kasih” yang dipusatkan di Aula SMK Negeri 1 Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, pada Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Solidaritas Nusantara Bagi Sesama” ini menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis serta penyaluran paket sembako bagi para warga lanjut usia (lansia) dan keluarga prasejahtera. Inisiatif ini merupakan langkah konkret untuk memastikan program kesejahteraan pemerintah menjangkau langsung lapisan masyarakat terbawah, khususnya kelompok rentan.
Agenda kemanusiaan tersebut disambut antusias oleh ratusan warga yang telah memadati lokasi sejak pagi hari. Masyarakat tampak tertib mengikuti seluruh rangkaian prosedur, mulai dari tahapan registrasi, pemeriksaan medis mendalam oleh tim tenaga kesehatan, hingga penyerahan bantuan sosial sebagai penutup kegiatan.
Guna mengantisipasi tingginya animo masyarakat yang memadati lokasi, pihak penyelenggara secara khusus mengerahkan 40 dokter profesional untuk memberikan layanan medis secara langsung. Pengerahan puluhan tenaga ahli ini merupakan langkah strategis untuk menjamin seluruh rangkaian pemeriksaan dan pengobatan gratis berjalan dengan lancar serta efisien. Dengan dukungan tim medis yang mumpuni, program ini diharapkan mampu memberikan dampak kesehatan yang signifikan dan menyeluruh bagi setiap warga yang hadir tanpa terkecuali.
Ketua Umum Arus Bawah Persada, Michael Umbas, menegaskan bahwa kolaborasi lintas organisasi ini merupakan manifestasi nyata dari nilai luhur bangsa sekaligus upaya memperkuat program pemerintah di tingkat akar rumput. Ia menyampaikan bahwa sinergi ini bertujuan agar organisasi hadir sebagai perpanjangan tangan yang membawa manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
“Semangat gotong royong adalah fondasi bangsa ini. Kami ingin memastikan organisasi hadir membawa manfaat langsung bagi masyarakat dan sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan,” tutur Umbas.
Acara ini juga diperkuat dengan kehadiran Gugun Gumilar, Staf Khusus Menteri Agama Bidang Kerukunan Umat Beragama, Pengawasan, dan Kerja Sama Luar Negeri, yang semakin mempertegas signifikansi agenda ini. Kehadirannya menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap upaya kolektif dalam membangun solidaritas sosial melalui program-program yang menyentuh langsung masyarakat bawah.
Selaras dengan semangat kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan tersebut, Ketua Wanita Ne Toudano, Patris Rumbayan, menggarisbawahi peran krusial kaum perempuan dalam memperkuat gerakan sosial kemasyarakatan. Ia menegaskan komitmen organisasinya untuk terus menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kami percaya ketulusan dan kepedulian adalah kekuatan utama dalam membantu sesama. Wanita Ne Toudano akan terus menjadi bagian dari gerakan yang berpihak kepada rakyat kecil,” tuturnya.
Inisiatif bakti sosial ini merupakan respons nyata di tingkat daerah terhadap visi besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada penguatan fondasi kesejahteraan rakyat.
Program ini dinilai sangat selaras dengan prioritas pembangunan nasional, khususnya pada tiga pilar utama: peningkatan taraf hidup masyarakat secara merata, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan sehat, serta pemerataan akses layanan kesehatan hingga ke lapisan akar rumput.
Kolaborasi gerakan kemanusiaan ini diharapkan dapat terus berlanjut secara berkesinambungan hingga menjangkau berbagai daerah lainnya di Sulawesi Utara guna mempercepat terciptanya masyarakat yang lebih sehat, sejahtera, dan mandiri sesuai dengan semangat pembangunan nasional.
















