Bitung, SUDARA.ID – Walikota Hengky Honandar SE melepas ribuan peserta Pawai Takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah, yang dari depan Rumah Dinas Walikota Bitung, Jumat (20/3/2026) malam.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Tazkir Kota Bitung bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bitung ini diselenggarakan sebagai simbol kemenangan spiritual bagi umat Muslim setelah menjalankan ibadah puasa satu bulan lamanya, sekaligus mempererat tali silaturahmi persaudaraan lintas elemen masyarakat di Kota Bitung.
Dalam pelepasan tersebut, Walikota Hengky Honandar hadir didampingi Ketua TP PKK Kota Bitung, Ny. Ellen Honandar Sondakh SE. Turut mendampingi, Wakil Walikota Randito Maringka S.Sos bersama Sekretaris TP PKK, Ny. Jacinta Marybell Maringka Gumolung, bersama jajaran Forkopimda dan Kepala Perangkat Daerah Pemerintah Kota Bitung.

Nuansa toleransi terasa kental saat pembacaan doa pengantar takbiran yang didampingi oleh lima tokoh agama. Kehadiran para tokoh lintas iman ini menegaskan citra Kota Cakalang sebagai daerah yang menjunjung tinggi kebersamaan dan kerukunan.
Berdasarkan data panitia, pawai tahun ini diikuti oleh 14 unit mobil hias bertema islami, 60 unit mobil perwakilan Kecamatan, masyarakat dan masjid setempat, 50 unit kendaraan bermotor (jumlah ini terus bertambah seiring perjalanan pawai).
Rute pawai menyusuri jalur protokol, dimulai dari depan Rudis Walikota menuju Patung Cakalang, melewati Jl. Utama Madidir, Jl. Wale L, Jl. Girian Bawah, Pasar Girian, dan berputar arah di depan SMPN 1 Bitung sebelum kembali ke titik awal.
Dalam sambutannya, Walikota Hengky Honandar menegaskan bahwa malam takbiran adalah momentum istimewa untuk mengagungkan nama Tuhan sebagai ungkapan syukur atas kemenangan menjalankan ibadah puasa.
”Suara takbir yang menggema bukan hanya simbol kemenangan spiritual, tetapi pengingat bagi kita semua untuk hidup dalam kebaikan, kedamaian, dan kebersamaan,” ujar Hengky.
Walikota juga memberikan apresiasi khusus kepada unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan yang telah menjaga keamanan agar acara berlangsung kondusif.
”Kami mengajak seluruh peserta untuk tetap menjaga ketertiban dan keselamatan. Tunjukkan bahwa masyarakat Kota Bitung adalah masyarakat yang tertib dan mampu menjaga suasana aman,” tambahnya.
Menutup arahannya, Walikota berharap semangat Idul Fitri – yakni kesucian hati dan saling memaafkan, dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk membangun Kota Bitung yang lebih baik.
”Kiranya semangat ini terus kita bawa sebagai masyarakat yang saling menghargai dan membantu. Selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah,” pungkasnya.
















