Manado, SUDARA.ID – Pusat Bantuan Hukum Perhimpunan Advokat Indonesia (PBH Peradi) Manado resmi memulai babak baru. Momentum krusial ini ditandai dengan suksesnya pengukuhan pengurus masa jabatan 2026–2029 yang digelar di Ballroom The Sentra Hotel Manado, Kamis (11/6/2026).
Di balik kesuksesan hajatan besar ini, sorotan tertuju pada sosok Sanny Loho, S.H., yang kini resmi mengemban amanah sebagai Sekretaris PBH Peradi Manado. Berduet dengan Handri Piter Poae, S.H. selaku Ketua, Sanny menyatakan kesiapan penuhnya untuk menggerakkan roda organisasi demi membela masyarakat kecil yang membutuhkan kepastian hukum.
Usai pelantikan, Sanny Loho secara khusus menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian luar biasa yang diberikan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi, Prof. Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.H., yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan.
”Saya sebagai Sekretaris PBH Peradi Manado, secara khusus sangat mengapresiasi Prof. Otto Hasibuan selaku Wamenko bersama jajarannya yang telah memberikan atensi besar, bahkan hadir langsung untuk meresmikan kantor Sekretariat PBH Peradi Manado,” ujar Sanny dengan penuh rasa syukur.
Bagi Sanny, amanah sebagai Sekretaris bukan sekadar jabatan struktural, melainkan sebuah tanggung jawab moral yang besar. Ia menegaskan komitmennya untuk langsung tancap gas menjalankan instruksi dan arah organisasi dalam memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma (pro bono).
”Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Pelantikan ini adalah sebuah amanat. Semoga setiap perintah dan arahan yang telah diberikan dapat kami laksanakan dengan baik demi membantu masyarakat pencari keadilan, khususnya warga yang tidak mampu,” tegas advokat yang dikenal vokal ini.
Peresmian Sekretariat ke-177 di Indonesia
Rangkaian acara pelantikan dipimpin oleh Ketua PBH Peradi Pusat, Suhendra Hutabarat, yang mewakili Ketua Umum DPN Peradi, serta didampingi langsung oleh Ketua DPC Peradi Manado, Stevie Da Costa.
Di hari yang sama, Wamenko Otto Hasibuan meresmikan langsung Kantor Sekretariat PBH Peradi Manado yang berlokasi di Jalan Ring Road II, Kelurahan Kairagi Dua, Kecamatan Mapanget. Kantor ini tercatat sebagai sekretariat PBH Peradi yang ke-177 di Indonesia.
Dalam arahannya, Prof. Otto Hasibuan menekankan bahwa kehadiran PBH ini adalah bentuk nyata kontribusi advokat dalam mendukung program pemerintah di bidang penegakan hukum. Ia menegaskan, layanan yang diberikan wajib bersifat pro bono tanpa pungutan biaya sepeser pun.
“Setiap warga negara memiliki hak yang sama di hadapan hukum. Karena itu, masyarakat yang tidak mampu harus tetap mendapatkan pendampingan hukum yang layak dan profesional,” tegas sang Wamenko.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PBH Peradi Manado, Handri Piter Poae, S.H., menegaskan bahwa spirit utama pembentukan lembaga ini berakar kuat pada amanat Undang-Undang Advokat. PBH Peradi Manado lahir sebagai oase bagi masyarakat ekonomi lemah yang seringkali kesulitan mendapatkan keadilan hukum.
“Di kantor baru ini, kami membuka akses seluas-luasnya kepada masyarakat untuk datang langsung berkonsultasi,” ujar Handri.
Dengan nakhoda baru di bawah kepemimpinan Handri Piter Poae dan Sanny Loho, PBH Peradi Manado diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam meruntuhkan stigma bahwa hukum hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas di Bumi Nyiur Melambai.
















