Scroll untuk baca artikel
Example 360x360
Example 728x250
BeritaPendidikan

Cegah Stres Akademik, FISIP Unsrat Bedah Resiliensi dan Etika Komunikasi Bersama Pakar UIN Bandung

×

Cegah Stres Akademik, FISIP Unsrat Bedah Resiliensi dan Etika Komunikasi Bersama Pakar UIN Bandung

Sebarkan artikel ini
Dr. Rosleny Marliani, M.Si., CPP saat memaparkan materi resiliensi dan etika komunikasi dalam Kuliah Umum Jurusan Sosiologi di Aula Dekanat FISIP Unsrat, Manado. (Foto: Istimewa)
Dr. Rosleny Marliani, M.Si., CPP saat memaparkan materi resiliensi dan etika komunikasi dalam Kuliah Umum Jurusan Sosiologi di Aula Dekanat FISIP Unsrat, Manado. (Foto: Istimewa)
Example 468x60

Manado, SUDARA.ID – Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar kuliah umum bertajuk “Psikologi Sosial dan Pengembangan Mental Belajar Mahasiswa” di Aula Dekanat FISIP Unsrat Lantai 3, Manado, Kamis (16/07/2026).

​Agenda akademis yang dimulai pukul 10.30 WITA ini diselenggarakan di bawah naungan Dekan FISIP Unsrat Dr. Ferry Daud Liando, S.IP., M.Si., serta Ketua Jurusan Sosiologi FISIP Unsrat Dr. Evelin J.R. Kawung, S.Sos., M.Si. Kegiatan tersebut menghadirkan Wakil Dekan II Fakultas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Rosleny Marliani, M.Si., CPP, sebagai narasumber utama.

Example 300x600

Resiliensi Sebagai Fondasi Hadapi Tekanan Akademik
​Dalam pemaparannya, Dr. Rosleny Marliani menekankan pentingnya resiliensi atau ketahanan mental sebagai bekal krusial bagi mahasiswa dalam mengarungi dinamika perkuliahan dan tuntutan akademis.

Baca juga:   Black Campaign Pilkada Sulut, Ketum BERLYAN : Kami Fokus Kampanye Program E2L-HJP

​”Mahasiswa harus memiliki resiliensi yang kuat. Mereka tidak hanya menghadapi tuntutan akademik, tetapi juga berbagai tantangan lain yang membutuhkan kesiapan mental,” ujar Rosleny di hadapan para peserta.

​Ia menjelaskan, setiap mahasiswa memiliki kapasitas dan mekanisme yang berbeda dalam merespons tekanan. Oleh karena itu, kemampuan memahami proses belajar, membaca situasi, serta beradaptasi dengan lingkungan akademik yang terus berkembang menjadi kunci utama keberhasilan studi.

Baca juga:   Refleksi Harkitnas 2026: Rektor Unsrat Ajak Pacu Literasi Digital Demi Kedaulatan Negara

​Etika Komunikasi dan Sikap Pantang Menyerah
​Selain daya tahan mental, Rosleny menyoroti pentingnya sikap pantang menyerah ketika mahasiswa dihadapkan pada kegagalan atau hasil yang tidak sesuai ekspektasi. Menurutnya, kegagalan harus disikapi sebagai bahan evaluasi melalui pendekatan komunikasi yang tepat.

​”Kalau sesuatu tidak sesuai harapan atau bahkan gagal, jangan langsung menyerah. Yang terpenting adalah belajar membaca situasi dan menyampaikan sesuatu dengan cara yang tepat,” tegasnya.

Baca juga:   Steven Kandouw Paparkan Terobosan Olly Dondokambey Genjot Pembangunan Daerah

​Rosleny juga menggarisbawahi pentingnya menjaga etika komunikasi antara mahasiswa dan dosen. Penyampaian pendapat, gagasan, maupun keberatan hendaknya dilakukan secara santun dan profesional guna mencegah timbulnya kesalahpahaman atau potensi konflik di lingkungan kampus.

​Melalui penyelenggaraan kuliah umum ini, diharapkan para mahasiswa FISIP Unsrat mampu membangun ketahanan mental yang kokoh, meningkatkan kapasitas adaptasi, serta memelihara etika komunikasi yang baik sebagai fondasi utama dalam menyelesaikan masa studi perkuliahan.

Loading

Example 300250
Example 120x600
Example 300250 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *