Scroll untuk baca artikel
Example 360x360
Example 728x250
Berita UtamaPolitik

Felly Runtuwene Resmi Pimpin DPW NasDem Sulut: Ungkap Dinamika Internal Partai

×

Felly Runtuwene Resmi Pimpin DPW NasDem Sulut: Ungkap Dinamika Internal Partai

Sebarkan artikel ini
Felly Estelita Runtuwene (FER) ditetapkan sebagai Ketua DPW NasDem Sulut yang baru di NasDem Tower Manado, Sabtu (3/10). (Foto: Istimewa)
Felly Estelita Runtuwene (FER) ditetapkan sebagai Ketua DPW NasDem Sulut yang baru di NasDem Tower Manado, Sabtu (3/10). (Foto: Istimewa)
Example 468x60

Paniki (Manado), SUDARA.ID – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) memasuki babak kepemimpinan baru. Felly Estelita Runtuwene, SE (FER) secara resmi ditunjuk menakhodai partai besutan Surya Paloh tersebut di Bumi Nyiur Melambai.

Penunjukan ini sekaligus mengakhiri masa kepemimpinan Dr. J. Victor Mailangkay, SH, MH, yang sebelumnya telah menyampaikan surat pengunduran diri dari kursi Ketua DPW dan keanggotaan partai terhitung sejak 29 Agustus 2026 lalu.

Example 300x600

‎​Transisi kepemimpinan ini ditetapkan melalui Rapat Konsolidasi serta Rapat Pleno Pengurus DPW, DPD, hingga Fraksi DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sulut. Agenda krusial tersebut dilangsungkan di Kantor DPW NasDem Sulut, NasDem Tower Manado, pada Sabtu (3/10/2026) malam.

‎​Dinamika Pengunduran Diri Mantan Ketua DPW
Berkenaan dengan mundurnya Dr. J. Victor Mailangkay dari struktur partai, Felly Runtuwene memberikan keterangan terbuka mengenai proses komunikasi yang sempat terjalin sebelum estafet kepemimpinan ini berpindah tangan. Ia mengaku tidak mendapatkan informasi mendahului perihal keputusan tersebut secara langsung dari yang bersangkutan.

“Kalau pengunduran diri, saya hanya tahu dari Dewan Pimpinan Pusat, memberikan surat pengunduran diri dari ketua DPW. Jadi, saya tidak tahu, saya tidak diinfokan,” ujar Felly memberikan penjelasan awal.

Meski demikian, Felly mendeteksi adanya perubahan gestur komunikasi menjelang masa akhir kepemimpinan pendahulunya. Ia menuturkan bahwa gelagat ketidaknyamanan mulai dirasakannya pada momentum hari ulang tahun Victor Mailangkay.

‎​”Bahkan ulang tahun beliau, saya masih memberikan ucapan selamat, tapi balasannya itu singkat, dari situ saya sudah ada perasaan yang tidak enak, enggak biasanya seperti ini,” ungkap Felly mengenang gestur tersebut.

‎​Lebih lanjut, politisi senior ini menjelaskan bahwa hambatan komunikasi kian terasa manakala dinamika politik internal mulai menghangat di Sulawesi Utara. Upaya komunikasi jarak jauh melalui sambungan telepon seluler yang dilakukannya pun diwarnai oleh respons yang mengindikasikan adanya ketegangan struktural.

Baca juga:   Terpilih Kembali Sebagai Ketua Umum, Megawati Umumkan Pengurus Inti DPP PDIP 2025-2030

‎​”Kemudian, komunikasi juga tidak ada lagi, biasanya ada komunikasi. Tapi karena perkembangan politik yang ada, atau mungkin dinamika yang ada di Sulawesi Utara, saya sendiri juga berkomunikasi melalui WA call, untuk menyampaikan hal-hal yang perlu saya sampaikan dan tentunya ada jawaban atau reaksi dari ketua yang lama, dan saya kira itu juga salah satu alasan pemicu untuk dia mundur,” ucap Felly menganalisis situasi.

‎​Secara tersirat, Felly turut menyoroti beban kerja eksekutif maupun pertimbangan personal yang mungkin melatarbelakangi keputusan tersebut, seraya menegaskan bahwa garis demarkasi antara hubungan personal dan disiplin organisasi tetap dijaga secara profesional.

“Kalau saya melihat mungkin beliau sudah memilih atau menentukan untuk bisa istirahat, saya kira, dan juga mungkin kerja-kerja di pemerintahan provinsi juga terlalu banyak, mungkin itu salah satu alasan beliau juga untuk mundur. Karena harus ada alasannya,” ucap Felly.

“Tapi alasannya yang tepat, seperti yang saya sudah sampaikan tadi, ada perbincangan menyangkut DPD-DPD, menjadi alasan untuk mundur,” imbuhnya.

‎​”Tapi, mungkin ada agenda tertentu, bisa saja. Tapi, kita lihat dengan berjalannya waktu. Tapi sekali lagi, secara pribadi kami tidak ada masalah, tapi urusan partai biasanya saya selalu sampaikan bahwa kalau sudah urusan partai, ini sulit kita untuk mengambil kompromi,” tegas Felly menutup ulasan dinamika internal tersebut.

Manajemen Waktu dan Komitmen di Parlemen Pusat
Menghadapi konstelasi politik yang dinamis ini, beban tanggung jawab ganda kini berada di pundak Felly Estelita Runtuwene. Di satu sisi ia harus memimpin konsolidasi struktur Partai NasDem di Sulut, sementara di sisi lain ia tetap mengemban amanah sebagai wakil rakyat di DPR RI.

Baca juga:   Rachmat Gobel Tutup Usia, Jajaran Fraksi NasDem DPRD Sulut Kirim Doa dan Belasungkawa

Kendati memiliki mobilitas tinggi antara Senayan dan daerah pemilihan, Felly memastikan bahwa efektivitas kepemimpinan di daerah tidak akan terganggu berkat penerapan manajemen waktu yang terukur.

‎​”Kami ada di DPR RI. Jadi, kalau untuk tugas, tentunya kita harus mampu membagi. Karena Senin sampai Kamis itu, kadang-kadang sampai Jumat itu ada di DPR. Tapi setelah Jumat itu, saya bisa turun. Kemudian kami juga ada yang namanya kunjungan ke daerah pemilihan. Jadi di sela-sela kunjungan kita, kita juga bisa mengunjungi juga kader-kader Partai,” ucap Felly merinci strategi kerjanya.

“Jadi kami juga masih ada waktu-waktu yang bisa, dan kami akan atur. Karena ini harus, ini harus dilaksanakan, tidak ada kata tidak. Demi partai yang sudah mengusung kami, yang menjadikan kami hari ini. Jadi untuk itu, memang harus, wajib. Ini tinggal masalah manajemen waktu,” sambungnya penuh optimisme.

‎​Ia juga berkaca pada figur-figur pimpinan tinggi di parlemen pusat yang tetap mampu menyeimbangkan tugas negara dengan tanggung jawab kepartaian. Menurutnya, mekanisme reses dan kunjungan kerja justru menjadi instrumen strategis untuk menyerap aspirasi kader di akar rumput.

‎​”Jadi kami pikir, pimpinan-pimpinan kami yang hebat-hebat yang duduk di pusat itu, yang sekarang ini pimpinan DPR RI, pimpinan MPR RI, itu mereka masih bisa untuk mengurus partai. Jadi semuanya ada waktu yang diberikan oleh DPR untuk bagaimana anggota DPR itu untuk turun ke lapangan, turun ke daerah pilihannya,” jelas Felly.

‎​”Tentunya ini untuk kerja-kerja DPR itu sendiri, ada yang harus disosialisasikan, ada yang misalkan dari undang-undang itu sendiri, kemudian di sela-sela itu untuk penampung aspirasi masyarakat. Karena selama ini dari kami dari komisi sampai ini sudah periode kedua DPR RI, itu yang kami lakukan,” tambahnya.

Baca juga:   Hengky Honandar dan Randito Maringka Terima SK DPP NasDem Maju di Pilkada Bitung

‎​Felly juga menekankan bahwa kader partai di daerah merupakan representasi masyarakat luas yang wajib didengar dan diperjuangkan aspirasinya melalui saluran legislatif maupun eksekutif.

“Kader itu juga adalah masyarakat Indonesia, khususnya kader yang ada di Sulawesi Utara itu adalah masyarakat yang perlu kita mendengarkan aspirasi mereka, apa-apa yang mereka perlu, apa-apa yang mereka mohonkan, untuk diperjuangkan oleh DPR atau pemerintah kota dan kabupaten serta provinsi, dan ini kita harus dengar,” ujar Felly.

‎​Arah Kebijakan Strategis dan Agenda Silaturahmi Eksekutif
Penugasan Felly Runtuwene sebagai nakhoda baru menunjukkan bahwa Partai NasDem Sulut tetap berjalan solid dan konsisten dalam mengonsolidasikan kekuatan politiknya menyongsong agenda-agenda kerakyatan ke depan.

‎​Sebagai catatan penting, Rapat Pleno malam itu turut menghasilkan keputusan strategis yang menegaskan posisi politik Partai NasDem Provinsi Sulut. Secara kelembagaan, partai tetap berkomitmen penuh mendukung jalannya Pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulut, sekaligus menjadi bagian integral dari koalisi pendukung yang stabil di DPRD Provinsi Sulawesi Utara.

‎​Menutup rangkaian konsolidasi awal kepengurusannya, Felly Estelita Runtuwene dijadwalkan segera memimpin jajaran pengurus DPW untuk bersilaturahmi secara khusus. Langkah taktis ini diisi dengan agenda tatap muka bersama Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, selaku Pembina Partai Politik Provinsi Sulut yang saat ini juga mengemban amanah sebagai Gubernur Sulawesi Utara, guna memperkuat sinergi antara partai politik dan pemerintah daerah. (Ridho L Tobing)

Loading

Example 300250
Example 120x600
Example 300250 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *