Scroll untuk baca artikel
Example 360x360
Example 728x250
BeritaBitungSosial

Aksi Sigap Satrol Kodareal VIII: Evakuasi Korban Kebakaran KM Anaiah di Perairan Bitung-Ternate

×

Aksi Sigap Satrol Kodareal VIII: Evakuasi Korban Kebakaran KM Anaiah di Perairan Bitung-Ternate

Sebarkan artikel ini
KEMANUSIAAN DI GARIS DEPAN: Dansatrol Kodaeral VIII, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits (kanan), memimpin pergerakan prajurit dari KAL Tedong Naga VIII-25 untuk mengevakuasi korban kebakaran KM Anaiah di perairan Bitung. (Foto: Dok. Satrol Kodaeral VIII)
KEMANUSIAAN DI GARIS DEPAN: Dansatrol Kodaeral VIII, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits (kanan), memimpin pergerakan prajurit dari KAL Tedong Naga VIII-25 untuk mengevakuasi korban kebakaran KM Anaiah di perairan Bitung. (Foto: Dok. Satrol Kodaeral VIII)
Example 468x60

Bitung, SUDARA.ID – Prajurit Satuan Patroli (Satrol) Kodaeral VIII menunjukkan aksi sigap dalam misi kemanusiaan di tengah laut. Personel TNI Angkatan Laut berhasil mengevakuasi empat korban luka bakar akibat insiden kebakaran kapal KM Anaiah yang terjadi di perairan antara Pulau Lembeh, Kota Bitung, dan Batang Dua, Ternate, Kamis (26/3/2026).

​Pengerahan kekuatan ini merupakan respon cepat TNI AL dalam menangani situasi darurat di wilayah maritim Sulawesi Utara dan Maluku Utara.

Example 300x600

​Dalam operasi penyelamatan tersebut, Satrol Kodaeral VIII mengerahkan dua unit armada andalan, yakni KAL Tedong Naga VIII-25 dan RHIB (Rigid Hull Inflatable Boat). Kedua armada ini memainkan peran krusial dalam menyisir lokasi kejadian dan memastikan seluruh korban segera mendapatkan pertolongan pertama.

Baca juga:   KPU Manado Lantik Anggota PPS, Badan Adhoc Diminta Pahami Aturan Pilkada

​Keempat korban yang mengalami luka bakar serius berhasil dievakuasi dari titik koordinat kebakaran. Guna mendapatkan penanganan spesifik, para korban langsung dilarikan ke RSUD Dr. Kandou di Manado.

​Komandan Satrol Kodaeral VIII, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits, E.D., S.E., M.Tr.Hanla., CRMP., menegaskan bahwa kehadiran TNI AL di setiap situasi darurat adalah mandat utama untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat maritim.

Baca juga:   Sejumlah Pejabat Struktural dan Fungsional Berganti, Kakanwil Kemenkumham Sulut Ronald Lumbuun: Yang penting kita meninggalkan Legacy

​”Kami berharap kehadiran TNI AL dalam setiap situasi darurat di laut dapat memberikan rasa aman serta pertolongan yang cepat, tepat, dan profesional bagi masyarakat,” ujar Kolonel Marvill.

​Aksi ini sekaligus menjadi wujud nyata dari semboyan Jalesveva Jayamahe, di mana TNI AL tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam misi kemanusiaan di wilayah perairan Indonesia.

Example 300250
Example 120x600
Example 300250 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *