Manado, SUDARA.ID – Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) terus memperluas jejaring risetnya di kancah internasional. Kali ini, kampus terbesar di Sulawesi Utara tersebut menerima kunjungan ilmiah penting dari tim peneliti Tropical Biosphere Research Center (TBRC) Ryukyu University, Okinawa, Jepang, pada Senin (25/5/2026).
Kunjungan strategis ini dilakukan dalam rangka menjajaki kerja sama penelitian mutakhir mengenai Ikan Medaka (Oryzias latipes). Menariknya, kolaborasi sains global ini bakal berpusat pada pemanfaatan inovasi teknologi lokal berupa alat paten yang diciptakan langsung oleh Rektor UNSRAT, Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty A. Sompie, M.Eng., IPU., ASEAN Eng.
Dalam dunia sains, Ikan Medaka memegang peran krusial sebagai organisme model (model organism). Spesies ini kerap digunakan para peneliti dunia untuk studi genetika, biologi perkembangan, hingga uji toksisitas lingkungan karena struktur biologisnya yang sangat adaptif untuk pengamatan laboratorium.
Sebagai institusi yang memiliki reputasi kuat dalam riset keanekaragaman hayati tropis dan kelautan, TBRC Ryukyu University membidik UNSRAT karena dinilai memiliki keunggulan kompetitif. Keunggulan tersebut terletak pada metodologi riset yang didukung penuh oleh alat paten sang rektor, yang mampu mengoptimalkan efisiensi dan akurasi penelitian.
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi teknologi yang lahir dari rahim perguruan tinggi dalam negeri mampu menjawab kebutuhan riset berskala global.
Melalui inisiasi kerja sama ini, hubungan bilateral antara UNSRAT dan Ryukyu University diharapkan tidak hanya melahirkan inovasi sains baru yang berdampak luas, tetapi juga semakin memperkokoh posisi UNSRAT menuju visi world-class university yang berbasis pada keunggulan lokal bernilai global.
















