Scroll untuk baca artikel
Example 360x360
Example 728x250
Berita UtamaKotamobaguOtomotif

Drag Race Maut Kotamobagu: Panitia Sebut Tidar Sulut Hanya Sponsor, Fokus Dampingi Korban dan Investigasi Polri

×

Drag Race Maut Kotamobagu: Panitia Sebut Tidar Sulut Hanya Sponsor, Fokus Dampingi Korban dan Investigasi Polri

Sebarkan artikel ini
Ketua Panitia Pelaksana Drag Race Kotamobagu, Lucky Sugeha menegaskan Tidar Sulut murni bertindak sebagai sponsor dalam ajang Drag Race Kotamobagu dan berkomitmen menanggung seluruh biaya penanganan korban. (Foto: Dok. Istimewa)
Ketua Panitia Pelaksana Drag Race Kotamobagu, Lucky Sugeha menegaskan Tidar Sulut murni bertindak sebagai sponsor dalam ajang Drag Race Kotamobagu dan berkomitmen menanggung seluruh biaya penanganan korban. (Foto: Dok. Istimewa)
Example 468x60

Kotamobagu, SUDARA.ID – Panitia pelaksana ajang balap Open Tournament Tidar Drag Race dan Drag Bike Kotamobagu Championship 2026 menegaskan komitmennya untuk bertanggung jawab penuh atas insiden kecelakaan maut yang menewaskan delapan orang di sirkuit nonpermanen Jalan AP Mokoginta, Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara. Di samping upaya penanganan korban, pihak penyelenggara juga mengklarifikasi kapasitas Tunas Indonesia Raya (Tidar) Sulawesi Utara dalam gelaran event otomotif tersebut.

​Ketua Panitia Pelaksana, Lucky Sugeha, menjelaskan bahwa peran Tidar Sulut dalam kejuaraan yang berlangsung sejak 6 Agustus 2026 ini murni sebagai pihak sponsor. Sementara itu, teknis penyelenggaraan kegiatan dilaksanakan oleh Dewan Penasehat Muda Charaka.

Example 300x600

​”Untuk Tidar, itu adalah bagian dari sponsorship. Jadi Tidar ini mensponsori kegiatan yang dilaksanakan oleh Dewan Penasehat Muda Charaka,” ujar Lucky saat di wawancara awak media, Selasa (11/8/2026).

​Meski berkapasitas sebagai sponsor, Lucky menegaskan bahwa Tidar Sulut memberikan dukungan penuh kepada panitia dalam menangani para korban, baik yang menjalani perawatan medis maupun yang meninggal dunia. Support tersebut memperkuat langkah cepat panitia sejak insiden terjadi pada Minggu (9/8/2026) sore.

Baca juga:   Pria di Bitung Tewas dengan 18 Liang Hujaman Tombak di Tubuhnya

​”Alhamdulillah support dari Tidar itu luar biasa. Jadi atas nama kami panitia, [penanganan] yang sudah berhubungan dengan pihak korban yang ada di Manado, yang dirawat di sini, dan korban yang meninggal dunia, tidak lepas dari support Tidar Sulawesi Utara,” ungkapnya.

Langkah Penanganan Korban dan Pendampingan Medis

​Sebagai bentuk tanggung jawab, panitia pelaksana telah melayat ke rumah seluruh korban yang meninggal dunia, serta menyerahkan santunan secara langsung kepada pihak keluarga. Selain itu, panitia bersama Pemerintah Kota Kotamobagu turut memfasilitasi kebutuhan takziah bagi keluarga yang berduka.

​”Dari pihak panitia sudah berkunjung ke rumah-rumah korban yang 8 orang dan memberikan santunan. Kemudian, Pemerintah Kota Kotamobagu—Pak Wali Kota, Asisten 1, dan seluruh jajaran—juga sudah memberikan bantuan kepada para korban yang meninggal untuk acara takziah,” jelas Lucky.

Baca juga:   Resmi Maju Bursa Ketua TIDAR Sulut, Standius Bara Prima Usung Gerakan Inklusif Berorientasi Aksi

​Bagi korban luka-luka, panitia menanggung penuh seluruh biaya pengobatan. Empat korban yang membutuhkan penanganan intensif telah dirujuk ke RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado dengan pendampingan tim medis serta dukungan biaya operasional bagi keluarga pasien. Korban yang masih dirawat di rumah sakit setempat, termasuk RS Monompia Kotamobagu, juga dipastikan mendapatkan perhatian penuh.

​”Pasien yang ada di sini juga tetap kami dampingi, tidak ada yang ditinggalkan oleh panitia. Segala sesuatu yang berhubungan dengan kebutuhan mereka tetap panitia penuhi,” tegasnya.

Penyelidikan Investigasi Olah TKP Korlantas Polri

​Di tempat terpisah, tim Traffic Accident Analysis (TAA) Subdirektorat Kecelakaan Lalu Lintas Direktorat Penegakan Hukum Korlantas Polri mendatangi sirkuit Jalan AP Mokoginta untuk melakukan peninjauan Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta pemeriksaan kendaraan balap yang terlibat.

Baca juga:   Satu Komando! PC TIDAR Bitung Siap All-Out di Bawah Kepemimpinan Bara Prima

​Lucky turut hadir mendampingi proses investigasi atas permintaan pihak kepolisian guna memberikan data pendukung yang dibutuhkan penyidik.

​”Tadi saya ditelepon Kasat Lantas untuk mendampingi karena ada beberapa hal yang diminta oleh Korlantas Polri, seperti panjang lintasan, jarak pengereman, dan Kartu Izin Start (KIS) dari pembalap. Alhamdulillah pelaksanaannya semua berjalan lancar di TKP,” kata Lucky.

​Tragedi maut tersebut terjadi pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 16.00 WITA. Saat perlombaan berlangsung, sebuah mobil Honda Jazz dari kelas Free For All (FFA) yang baru saja melintasi garis finis mendadak hilang kendali. Kendaraan berkecepatan tinggi tersebut keluar dari jalur lintasan dan menghantam kerumunan penonton yang berada di sisi jalan, menyebabkan delapan orang meninggal dunia dan sejumlah penonton lainnya mengalami luka-luka.

Loading

Example 300250
Example 120x600
Example 300250 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *