Scroll untuk baca artikel
Example 360x360
Example 728x250
Berita UtamaBisnis & EkonomiPariwisataPemprov Sulut

Ekraf Sulut Melejit 1.456 Persen, Gubernur Yulius Dorong DPR Kawal “Pintu Gerbang Asia Pasifik”

×

Ekraf Sulut Melejit 1.456 Persen, Gubernur Yulius Dorong DPR Kawal “Pintu Gerbang Asia Pasifik”

Sebarkan artikel ini
Gubernur Yulius Selvanus memaparkan lompatan ekonomi kreatif dan penguatan posisi Sulawesi Utara sebagai "Pintu Gerbang Asia Pasifik", pada Reses Komisi VII DPR RI di Manado. (Foto: Dok. Istimewa)
Gubernur Yulius Selvanus memaparkan lompatan ekonomi kreatif dan penguatan posisi Sulawesi Utara sebagai "Pintu Gerbang Asia Pasifik", pada Reses Komisi VII DPR RI di Manado. (Foto: Dok. Istimewa)
Example 468x60

Manado, SUDARA.ID – Sulawesi Utara tampaknya semakin memantapkan posisinya sebagai kekuatan ekonomi baru di Indonesia Timur. Teranyar, bawah kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, Bumi Nyiur Melambai mencatatkan rapor hijau yang impresif, khususnya pada sektor ekonomi kreatif (Ekraf) yang mengalami lonjakan nilai tambah hingga 1.456 persen.

​Pencapaian fenomenal ini dipaparkan langsung oleh Gubernur dalam agenda Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI di Wisma Negara Bumi Beringin, Senin (27/4/2026). Berdasarkan data yang disajikan, nilai ekonomi Ekraf Sulut meroket tajam dari Rp20,5 Miliar menjadi Rp304,6 Miliar pada tahun 2025.

Example 300x600

​”Sektor Ekraf kini bukan lagi sekadar pendukung pariwisata, melainkan motor pertumbuhan ekonomi mandiri berbasis kekayaan intelektual,” ujar Gubernur Yulius di hadapan tim Komisi VII DPR RI. Komitmen ini, lanjutnya, dibuktikan melalui pembentukan nomenklatur khusus serta kesuksesan event skala besar seperti Warbiasa Governor League 2025.

Baca juga:   Pilgub Sulut: YSK-Victory Menang di Pleno KPU Sulut
Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE bersama Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. (Foto: Dok. Istimewa)

​Keberhasilan di sektor kreatif tersebut nyatanya selaras dengan stabilitas ekonomi makro Sulawesi Utara yang tetap solid. Pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi daerah tercatat sebesar 5,66 persen, sebuah angka yang secara konsisten mampu melampaui rata-rata pertumbuhan nasional.

Capaian impresif ini turut ditopang oleh sektor pariwisata yang tetap menjadi pilar utama, dengan rincian kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 61.495 orang yang didominasi oleh pasar Tiongkok, Korea Selatan, dan Singapura. Sementara itu, pergerakan wisatawan nusantara juga menunjukkan skala yang luar biasa dengan capaian mencapai 14,35 juta perjalanan.

​Sejalan dengan gairah pariwisata tersebut, Gubernur juga menyoroti peran vital 408.505 unit UMKM sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan. Guna memperkuat fondasi ini, Pemerintah Provinsi telah melakukan intervensi nyata melalui fasilitasi lebih dari 17.000 Nomor Induk Berusaha (NIB) serta penyaluran bantuan peralatan produksi bagi ratusan unit usaha.

​Kendati menunjukkan performa yang gemilang, Gubernur Yulius secara lugas mengingatkan bahwa potensi besar ini harus dibarengi dengan percepatan infrastruktur.

Baca juga:   Pilkada Bitung, Relawan HR Lembeh Selatan Deklarasi Dukung Hengky - Randito dan Yulius Selvanus Komaling Gubernur Sulut

​Ia menekankan perlunya intervensi strategis dari Pemerintah Pusat, terutama pada peningkatan fasilitas terminal internasional di Bandara Sam Ratulangi serta penambahan rute penerbangan langsung mancanegara.

Fokus pengembangan ini juga mencakup integrasi transportasi massal melalui KSPN dan Trans Manado, yang dibarengi dengan penguatan infrastruktur dasar, mulai dari jaringan listrik, internet, hingga akses air bersih di berbagai lokasi wisata terpencil guna memastikan daya saing Sulawesi Utara di level global semakin kompetitif.

Baca juga:   Masuk Masa Tenang Pilkada, Gala Premiere Film Mariara Sukses Tarik Animo Warga di Jakarta

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menitipkan sejumlah aspirasi strategis tersebut kepada Komisi VII DPR RI, termasuk juga diantaranya adalah usulan terkait penetapan Sulawesi Utara sebagai kawasan prioritas pengembangan industri berbasis sumber daya lokal, khususnya sektor kelautan dan agroindustri, serta penguatan sistem logistik nasional untuk menekan biaya distribusi secara signifikan.

Sebagai penegasan atas posisi strategis Sulawesi Utara di kancah internasional, Gubernur berharap Komisi VII DPR RI dapat menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan aspirasi tersebut ke tingkat pusat. Ia menekankan bahwa dukungan legislatif sangat krusial bagi masa depan daerah.

“Kami berharap usulan-usulan ini dapat dikawal oleh Komisi VII DPR RI demi meningkatkan daya saing Sulawesi Utara sebagai pintu gerbang Asia Pasifik,” pungkas Gubernur.

Example 300250
Example 120x600
Example 300250 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *