Scroll untuk baca artikel
Example 360x360
Example 728x250
Berita UtamaKesehatanPemprov SulutPendidikan

Fakultas Kedokteran Resmi Hadir di UNIMA, Gubernur Yulius Titip Misi Mulia hingga Wilayah 3T

×

Fakultas Kedokteran Resmi Hadir di UNIMA, Gubernur Yulius Titip Misi Mulia hingga Wilayah 3T

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, saat memberikan sambutan pada peresmian Fakultas Kedokteran UNIMA di Tondano, Kamis (11/6/2026). Peresmian ini menandai tonggak sejarah baru bagi dunia pendidikan tinggi di Sulut. (Foto: Dok. Istimewa)
Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, saat memberikan sambutan pada peresmian Fakultas Kedokteran UNIMA di Tondano, Kamis (11/6/2026). Peresmian ini menandai tonggak sejarah baru bagi dunia pendidikan tinggi di Sulut. (Foto: Dok. Istimewa)
Example 468x60

Tondano, SUDARA.ID – Dunia pendidikan tinggi di Sulawesi Utara (Sulut) resmi mengukir sejarah baru. Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, memberikan apresiasi tinggi atas diresmikannya Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Manado (FK UNIMA).

Peresmian ini dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., pada Kamis (11/6/2026).

Example 300x600

​Langkah ini dipandang sebagai bukti nyata dari komitmen dan perhatian besar Gubernur Yulius Selvanus dalam memajukan kualitas serta pemerataan akses pendidikan di Bumi Nyiur Melambai.

​Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa kelahiran FK UNIMA—yang kini resmi menjadi fakultas kedokteran kedua di Sulawesi Utara—merupakan “angin segar” sekaligus tonggak sejarah (milestone) yang esensial. Kehadiran fakultas ini dinilai sebagai jawaban progresif atas tantangan pembangunan daerah dan harapan masyarakat.

Baca juga:   Gubernur Yulius Terapkan WFH ASN Sulut Rabu-Kamis: "Kerja di Rumah, Bukan di Mall atau Rumah Kopi!"

​”Mutu pendidikan tinggi yang berkualitas harus merata dan mudah diakses oleh putra-putri daerah. Kehadiran FK UNIMA memperluas ruang dan kesempatan emas bagi talenta-talenta muda terbaik kita untuk menempuh pendidikan kedokteran yang bermutu tanpa harus keluar dari daerah,” tegas Gubernur Yulius Selvanus di hadapan civitas akademika UNIMA.

​Lebih lanjut, Gubernur menguraikan tiga sudut pandang strategis terkait urgensi kehadiran FK UNIMA bagi masa depan Sulawesi Utara:

– ​Akselerasi Kualitas SDM Daerah: Memastikan putra-putri Sulut mampu bersaing di era globalisasi dengan menyediakan pendidikan kedokteran yang bermutu secara lokal.

Baca juga:   Koordinasi Strategis Gubernur Yulius dengan Menteri KKP Akomodir Budidaya dan Pemasaran Komoditi Kelautan Perikanan Sulut

– ​Pemerataan Layanan Kesehatan di Wilayah 3T: Menjadi solusi atas tantangan sebaran tenaga medis di wilayah kepulauan dan perbatasan, seperti Kepulauan Nusa Utara. FK UNIMA diharapkan mampu mencetak dokter-dokter tangguh yang siap mengabdi hingga ke pelosok desa dan pulau terluar.

– ​Sinergi Sektor Kesehatan dan Pariwisata: Mendukung posisi Sulut sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia Timur melalui penguatan sektor medical tourism (wisata kesehatan) yang ditopang oleh infrastruktur dan SDM medis mumpuni.

​Gubernur juga menyampaikan terima kasih yang mendalam atas kehadiran Menteri Diktisaintek RI, yang mempertegas komitmen kuat Pemerintah Pusat dalam mendukung pembangunan SDM di daerah. Apresiasi serupa diberikan kepada Rektor UNIMA, Dr. Joseph Philip Kambey, S.E., Ak., M.B.A., beserta jajaran atas kerja keras dan dedikasi luar biasa dalam mempersiapkan operasional fakultas baru ini.

Baca juga:   Elly Lasut (E2L) dan Michaela Paruntu (MEP) Resmi Diusung Partai Golkar Maju di Pilkada Sulut 2024

​Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menyatakan komitmen penuh untuk memfasilitasi perkembangan FK UNIMA ke depan, termasuk penyediaan fasilitas rumah sakit jejaring dan puskesmas.

​Gubernur berharap, FK UNIMA tidak sekadar berfokus pada kuantitas kelulusan, melainkan konsisten menjaga kualitas akademis, integritas moral, serta melahirkan tenaga kesehatan yang memiliki empati tinggi dan memegang teguh etika profesi.

Example 300250
Example 120x600
Example 300250 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *