Bitung, SUDARA.ID – Patroli Subuh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bitung membubarkan kumpulan kelompok Anak-Anak Muda (AAM) di sepanjang jalur dua Klenteng Seng Bo Kiong hingga SMKN 2 Bitung yang diduga akan menggelar aksi kebut-kebutan atau balap liar, pada jam lepas sahur hari pertama pelaksanaan Ibadah Puasa Ramadan 1447 Hijriah, Kamis (19/2/2026).
Patroli subuh ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Bitung, AKP Dwi Dea Anggraini, S.Tr.K., SIK., SH., MH. Ia menggalang satuannya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya pada waktu rawan menjelang pagi di sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi berkumpulnya remaja di seputaran jalan-jalan utama Kota Bitung.
Humanis namun tegas, Tim Patroli Subuh segera membubarkan kerumunan massa tersebut, sembari memberikan pembinaan edukasi langsung kepada para remaja mengenai risiko kecelakaan fatal akibat balap liar dan dampaknya terhadap ketenangan warga.
Namun demikian, sejumlah kendaraan roda dua yang terjaring pelanggaran kasat mata pada pagi itu tetap tidak lepas dari tindakan penegakan hukum. Di antaranya adalah kendaraan yang tidak dilengkapi dengan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) resmi serta penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi (knalpot brong), yang kemudian diamankan ke Mapolres Bitung untuk proses penindakan lebih lanjut.
AKP Dwi Dea menyampaikan bahwa aksi balap liar bukan hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal yang mengancam keselamatan nyawa, serta mengganggu kenyamanan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah. Oleh karena itu, ia menitipkan pesan khusus kepada para orang tua di Kota Bitung untuk turut mengawasi aktivitas anak-anak mereka.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya, terutama pada waktu subuh. Jangan sampai niat beribadah justru disalahgunakan untuk melakukan kegiatan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” imbau Dwi.
Sebagai pesan penyejuk bagi generasi muda Kota Bitung, AKP Dwi Dea juga mengajak para remaja untuk menjaga kesucian bulan Ramadan dan menjadi pelopor ketertiban jalan raya.
“Keselamatan adalah yang utama. Kami mengimbau para remaja agar mengisi waktu dengan kegiatan positif selama bulan Ramadan. Mari bersama-sama kita ciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di Kota Bitung,” gugahnya.
Menutup keterangannya, AKP Dwi Dea memastikan bahwa patroli subuh akan terus digencarkan secara konsisten sepanjang bulan Ramadan untuk mengimbangi tingginya mobilitas masyarakat pada jam-jam krusial tersebut. Langkah ini merupakan komitmen nyata Satlantas Polres Bitung dalam menjaga kekhusyukan ibadah masyarakat dari gangguan Kamtibmas, sekaligus memastikan ruang publik tetap aman bagi seluruh pengguna jalan.
Melalui kegiatan ini, Polres Bitung berharap dapat menanamkan benih disiplin dan tanggung jawab sosial, khususnya di kalangan generasi muda, agar ketertiban berlalu lintas tumbuh menjadi kesadaran kolektif yang berkelanjutan. Upaya preventif dan edukatif ini diharapkan mampu menciptakan budaya baru yang lebih tertib demi terwujudnya situasi Kota Bitung yang aman, nyaman, dan religius.
















