Jakarta, SUDARA.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dibawah Kepemimpinan progresif Gubernur Yulius Selvanus, melalui Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Disdukcapil-KB Sulut), secara resmi dinobatkan sebagai Pemerintah Provinsi Terbaik I (pertama) dalam penyusunan Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Tahun 2025–2029.
Prestasi gemilang ini diumumkan pada sesi pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Tahun 2026, yang diselenggarakan oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI, di Auditorium Kemendukbangga/BKKBN, Kamis (12/2/2026).
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berada diurutan terbaik I (pertama), diikuti Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah ditempat terbaik II (kedua), dan Provinsi Lampung di posisi Terbaik III (ketiga).
Penghargaan prestisius ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam menyusun dokumen peta jalan yang komprehensif, terukur, dan selaras dengan arah pembangunan nasional di bidang kependudukan dan keluarga.
Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029 merupakan dokumen strategis yang memuat arah kebijakan, target, serta strategi pengendalian kuantitas penduduk, peningkatan kualitas keluarga, penataan persebaran penduduk, serta penguatan data dan sistem informasi kependudukan.
Prestasi ini menunjukan ketajaman visi dan akurasi strategi Sulawesi Utara dalam mengelola dinamika kependudukan untuk lima tahun ke depan, dalam mengintegrasikan isu kependudukan ke dalam perencanaan pembangunan yang tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga substansial, inovatif, serta responsif terhadap tantangan besar ke depan, seperti stunting, bonus demografi, hingga pemerataan kualitas hidup masyarakat.
Dengan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029 yang solid, posisi Sulut sebagai salah satu daerah yang progresif dalam mendukung agenda nasional Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), diprediksi akan memiliki keunggulan kompetitif dalam mewujudkan pembangunan keluarga yang berkualitas dan berkelanjutan menyambut Indonesia Emas 2045.
















