Wenang (Manado), SUDARA.ID – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, secara terbuka menggalang dukungan dari 27 negara Uni Eropa untuk menyukseskan Sulawesi Utara sebagai tuan rumah Konferensi Keanekaragaman Hayati Perserikatan Bangsa-Bangsa-PBB (UN CBD COP) pada tahun 2030 mendatang.
Langkah diplomasi strategis ini ditegaskan Gubernur Yulius di hadapan Duta Besar Uni Eropa, Denis Chaibi, beserta para duta besar negara Eropa lainnya dalam acara Gala Dinner resmi di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Jumat malam (17/7/2026).
Gubernur Yulius menyatakan bahwa Sulawesi Utara sangat siap menjadi episentrum pelestarian lingkungan dunia. Kesiapan komprehensif ini didasarkan pada komitmen nyata daerah yang telah menetapkan kawasan konservasi perairan seluas 239.373,79 hektar serta kesuksesan rehabilitasi hutan mangrove seluas 60.000 hektar demi mendukung kebijakan ekonomi biru dan pencapaian target emisi nol karbon (zero emission).
”Kami titip kepada Bapak dan Ibu Duta Besar, untuk tahun 2030 kami siap menjadi tuan rumah UN CBD COP. Saya yakin ke-27 negara Uni Eropa bisa menyuarakan ini setelah melihat langsung kesiapan laut, infrastruktur transportasi, hingga perhotelan kami,” ujar Gubernur Yulius optimis.
Menanggapi hal itu, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Denis Chaibi, memberikan apresiasi besar terhadap tata kelola maritim di Sulut. Melalui strategi Global Gateway, Uni Eropa menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat penggalangan dukungan negara-negara Eropa berikut dengan pendanaan pariwisata berbasis alam dan sektor perikanan berkelanjutan di Bumi Nyiur Melambai.
















