Manado, SUDARA.ID – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, bersama Ketua TP PKK, Ny. Anik Yulius Selvanus menerima kunjungan PT. Indonesia Nippon Anugerah (INA), di Wisma Negara Bumi Beringin Manado, Rabu (12/2/2026).
INA Grup mengungkapkan ketertarikan mereka untuk membangun ekosistem kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) dibidang pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pelatihan dan penempatan tenaga magang di Jepang, hingga ekspansi pasar komoditas asal Sulawesi Utara ke pasar global.
“Bapak Ken Hayama dan Romi Candra dari INA Grup menyampaikan potensi kerjasama meliputi pengiriman SDM (Magang Jepang, Tokutei Ginou, Internship), ekspor produk perikanan (lobster), penyediaan sumber daya mineral (emas), pengembangan pariwisata, dan investasi,” ungkap Gubernur Yulius melalui akun media sosial miliknya.
INA Group bukan sekedar agen penyalur tenaga kerja, melainkan mitra hilirisasi dalam membantu menyerap surplus ribuan tenaga kerja lulusan SMK asal Sulut, ke industri Jepang yang sedang mengalami kekurangan SDM (labor shortage).
INA Group merupakan representatif strategis yang berperan sebagai penghubung utama dengan mitra industri yang ada di Jepang.
“Saya menyambut baik rencana ini. Khususnya program magang, diharapkan dapat membuka akses kerja bagi generasi muda Sulut dan meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal,” ujar Gubernur.
Sambutan hangat Gubernur menunjukan minat yang sama dari Pemprov Sulut dalam menjalin kemitraan strategis dengan para pihak yang dapat mendukung pengembangan dan pemanfaatan sumber daya yang ada di Sulawesi Utara.
“Pemprov Sulut berkomitmen membuka kolaborasi dengan mitra internasional demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ucap Gubernur.
Sulawesi Utara adalah salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki sumber daya yang melimpah, mulai dari kekayaan alamnya, hingga kualitas SDM yang mumpuni.
Dengan membangun Pola Kemitraaan dan kolaborasi yang tepat, langkah strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk membangun perekonomian dan memperkuat daya saing daerah, tentunya akan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Sulawesi Utara.
Pertemuan ini menandai babak baru bagi Bumi Nyiur Melambai. Visi Gubernur Yulius untuk menjadikan Sulawesi Utara sebagai Gerbang Pasifik Indonesia bukan lagi sekadar impian, melainkan rencana yang mulai bergerak nyata.
















