Scroll untuk baca artikel
Example 360x360
Example 728x250
Berita UtamaBolmong RayaKesehatanPemprov Sulut

Aksi Mapalaus Cegah Stunting, Gubernur Yulius Pasok Bantuan Nutrisi ke Poigar Bolmong

×

Aksi Mapalaus Cegah Stunting, Gubernur Yulius Pasok Bantuan Nutrisi ke Poigar Bolmong

Sebarkan artikel ini
AKSI NYATA GUBERNUR: Jajaran Pemprov Sulut menyerahkan bantuan nutrisi program 'Genting' instruksi Gubernur Yulius Selvanus kepada keluarga risiko stunting di Desa Mariri Raya, Poigar, Bolmong, Kamis (4/6/2026). (Foto: Istimewa/Dok.SUDARA.ID)
AKSI NYATA GUBERNUR: Jajaran Pemprov Sulut menyerahkan bantuan nutrisi program 'Genting' instruksi Gubernur Yulius Selvanus kepada keluarga risiko stunting di Desa Mariri Raya, Poigar, Bolmong, Kamis (4/6/2026). (Foto: Istimewa/Dok.SUDARA.ID)
Example 468x60

Poigar, SUDARA.ID – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, langsung tancap gas mengomandoi program percepatan penurunan stunting di Bumi Nyiur Melambaikan. Melalui aksi nyata yang menyentuh akar rumput, Pemerintah Provinsi Sulut menyalurkan bantuan nutrisi bagi keluarga risiko stunting di Desa Mariri Raya, Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kamis (4/6/2026).

​Penyaluran ini merupakan bagian dari eksekusi Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), sebuah program prioritas di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius yang menempatkan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai pilar utama pembangunan daerah.

Example 300x600

​Di lapangan, bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana (Disdukcapil-KB) Daerah Provinsi Sulut, Christodharma Sondakh, bersama Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Sulut, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow.

Baca juga:   Pendukung Setia Menunggu di KPU Sulut, Paslon Elly Lasut dan Hanny Pajouw Daftar dengan Lancar

​Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa intervensi stunting tidak boleh menumpuk di atas kertas, melainkan harus berupa tindakan konkret yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Melalui program Genting, Pemprov Sulut melakukan intervensi langsung pada kelompok paling rentan, yakni ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita.

​”Penanganan stunting ini adalah investasi masa depan Sulut. Kita tidak bisa menunda-nunda jika menyangkut kualitas generasi penerus,” ujar Kepala Disdukcapil-KB Sulut, Christodharma Sondakh, menyampaikan pesan dan komitmen Gubernur Yulius.

Baca juga:   Khidmat Ramadan 1447 H, Forward Sulut Gelar Anjangsana dan Bukber di Panti Asuhan Darussaadah Manado

​Gubernur Yulius menginstruksikan jajarannya untuk mengedepankan semangat Mapalus—budaya gotong royong khas Sulawesi Utara—dalam memerangi stunting. Penanganan isu nasional ini dinilai tidak akan optimal jika hanya mengandalkan sektor kesehatan semata, melainkan butuh kerja keroyokan lintas sektor, dunia usaha, hingga komunitas masyarakat.

​”Melalui semangat Mapalus, Gubernur ingin memastikan tidak ada keluarga risiko stunting yang berjalan sendiri. Semua pihak menjadi orang tua asuh untuk memastikan kebutuhan gizi anak-anak kita terpenuhi,” lanjut Christodharma.

Baca juga:   Walikota Hengky Honandar Resmikan Jalan Hanny Sondakh di Jalur Lingkar Pulau Lembeh Bitung

​Selain memasok bahan pangan bergizi dan bantuan nutrisi di Desa Mariri Raya, tim di lapangan juga bergerak memberikan edukasi pola asuh, pentingnya sanitasi, serta mendorong pemeriksaan kesehatan rutin. Langkah preventif ini diharapkan mampu menekan angka stunting secara signifikan di Kabupaten Bolaang Mongondow.

​Melalui gebrakan aksi ini, Gubernur Yulius Selvanus mengirimkan sinyal kuat bahwa Pemprov Sulut berkomitmen penuh mencetak generasi baru yang sehat, cerdas, dan punya daya saing tinggi, dimulai dari penguatan kesehatan keluarga di desa-desa.

Example 300250
Example 120x600
Example 300250 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *