Minahasa Utara, SUDARA.ID – Utusan GMIM Ebenhaezer Sarongsong 1, Jaedon Nagere, resmi dinobatkan sebagai Putra Remaja Teladan (Retel) GMIM Rayon Minahasa Utara (Minut) Tahun 2026. Puncak penganugerahan gelar tersebut berlangsung dalam Malam Grand Final yang digelar di Gereja GMIM Bukit Zaitun Kalawat, Minggu (7/6/2026) malam.
Jaedon sukses mengungguli 10 finalis putra terbaik lainnya setelah melewati serangkaian tahapan seleksi yang ketat dan komprehensif. Pengumuman kemenangan Jaedon seketika mengubah atmosfer ruangan menjadi penuh haru dan bangga.
Mengenakan kemeja lengan panjang bermotif Batik Remaja GMIM, lengkap dengan selempang gelar dan tongkat pemenang, Jaedon langsung disambut pelukan hangat dari kedua orang tuanya di atas panggung. Sorak-sorai dan tepuk tangan dari rekan-rekan remaja serta jemaat GMIM Ebenhaezer Sarongsong 1 turut menggema merayakan kemenangan tersebut.
Keberhasilan yang diraih siswa SMP Manado Independent School (MIS) ini tidak datang secara instan. Jaedon dinilai mampu melewati setiap tahapan kompetisi dengan matang, mulai dari pendalaman materi ke-GMIM-an, wawasan keagamaan, hingga pengetahuan umum.
Jaedon, yang merupakan putra dari pasangan Dave Nagere, S.E., dan Pdt. Lady Lengkey, M.Th., mengakui bahwa peran keluarga menjadi pilar utama dalam perjalanannya di ajang ini.
“Berkat motivasi, arahan, dorongan, dan support dari orang tua, sehingga Jaedon memutuskan untuk ikut dalam ajang Pemilihan Remaja Teladan ini,” ujar Jaedon saat ditemui usai kegiatan.
Ia juga menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian tertinggi di tingkat rayon tersebut.
“Ketika boleh meraih gelar sebagai Putra Juara I, tentu Jaedon sangat bersyukur kepada Tuhan, karena semua ini berasal dari Tuhan,” tuturnya kembali.
Emban Tanggung Jawab Moral
Bagi Jaedon, gelar Retel Rayon Minut yang kini disandangnya bukan sekadar prestasi pribadi. Ia memandang gelar ini sebagai amanah dan tanggung jawab moral untuk terus menjadi role model bagi sesama remaja dan masyarakat luas.
Keberhasilan Jaedon Nagere diharapkan dapat menjadi pemantik inspirasi bagi generasi muda GMIM lainnya untuk terus mengasah potensi diri, memperkuat iman, serta menampilkan karakter teladan dalam kehidupan bergereja dan bermasyarakat.
Malam Grand Final Retel GMIM Rayon Minut 2026 ini menjadi momentum penting bagi komisi pelayanan remaja setempat dalam melahirkan figur-figur muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, spiritualitas, dan jiwa kepemimpinan yang kuat untuk masa depan.
















