Scroll untuk baca artikel
Example 360x360
Example 728x250
BeritaManado

Kawal Ketat SPMB 2026, Louis Schramm Warning Kepsek Sulut Soal ‘Siswa Titipan’

×

Kawal Ketat SPMB 2026, Louis Schramm Warning Kepsek Sulut Soal ‘Siswa Titipan’

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulut, Louis Carl Scchramm SH MH. (Foto: Istimewa)
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulut, Louis Carl Scchramm SH MH. (Foto: Istimewa)
Example 468x60

Manado, SUDARA.ID – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Louis Carl Schramm, S.H., M.H., menegaskan komitmen legislatif untuk mengawasi ketat jalannya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) atau Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2026/2027 tingkat SMA dan SMK di Bumi Nyiur Melambai.

​Sebagai legislator yang membidangi sektor pendidikan, Louis memperingatkan para Kepala Sekolah (Kepsek) agar patuh pada petunjuk teknis (juknis) yang berlaku. Ia juga meminta pihak sekolah berani mengambil sikap tegas untuk menghentikan praktik “siswa titipan”.

Example 300x600

​Seluruh proses seleksi—baik jalur Zonasi/Domisili, Afirmasi, Prestasi, maupun Perpindahan Orang Tua—harus berjalan transparan, objektif, dan bebas dari intervensi pihak luar.

Baca juga:   Tuntas di Daerah! Ranperda RTRW Sulut 2025-2044 Menuju Gerbang Final di Kemendagri

​“Kami selaku lembaga DPRD Sulut bersama masyarakat dan pers akan mengawal ketat jalannya SPMB 2026 agar tidak ada yang menyalahi aturan. Para kepala sekolah harus tegas dan berpedoman pada aturan dasar. Jangan karena ada tekanan atau titipan dari oknum tertentu, regulasi sengaja dilanggar,” kata Louis Schramm kepada media, Kamis (11/06/2026).

Baca juga:   Gubernur Olly Dondokambey Resmikan Gedung Gereja GMIM Rut Lolah dan Ajak Partisipasi dalam Pemilu 2024

​Politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sulut ini menambahkan, sanksi tegas menanti pihak yang nekat mencederai integritas dunia pendidikan.

​”Jika ditemukan bukti kecurangan di lapangan, kami tidak segan mendorongnya untuk diproses secara hukum,” tegasnya.

​Berkaca dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, Louis turut menggarisbawahi pentingnya kualitas sosialisasi di lapangan. Ia mengingatkan Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulawesi Utara agar gencar mengedukasi masyarakat terkait skema jalur masuk yang tersedia.

Baca juga:   Maemossa dan Ardison Terima SK Kepengurusan PWI Sulut

​Menurutnya, minimnya informasi sering kali membuat orang tua murid keliru mengambil keputusan saat mendaftarkan anak mereka. Ia mencontohkan kasus nyata di mana seorang calon siswa yang rumahnya persis di samping sekolah justru gagal diterima karena salah memilih jalur pendaftaran akibat kurangnya pemahaman.

​Melalui komitmen pengawasan terpadu pada SPMB 2026 ini, DPRD Sulut berharap akses layanan pendidikan berkualitas dapat dinikmati secara adil, merata, dan inklusif oleh seluruh anak bangsa di wilayah Sulawesi Utara tanpa adanya diskriminasi.

 

Example 300250
Example 120x600
Example 300250 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *