Scroll untuk baca artikel
Example 360x360
Example 728x250
Berita

Kinerja Berbasis Data Sering Jadi Sorotan, Gubernur Yulius: Statistik Itu ‘Rapor’ Pembangunan

×

Kinerja Berbasis Data Sering Jadi Sorotan, Gubernur Yulius: Statistik Itu ‘Rapor’ Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulut Yulius Selvanus saat memberikan arahan dalam Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Kantor Gubernur, Manado, Selasa (30/6/2026). Yulius menegaskan angka statistik merupakan "rapor" objektif untuk mengukur kinerja pembangunan daerah. (Foto: Istimewa)
Gubernur Sulut Yulius Selvanus saat memberikan arahan dalam Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Kantor Gubernur, Manado, Selasa (30/6/2026). Yulius menegaskan angka statistik merupakan "rapor" objektif untuk mengukur kinerja pembangunan daerah. (Foto: Istimewa)
Example 468x60

Manado, SUDARA.ID – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, mengungkap alasan mendasar di balik komitmennya yang selalu merujuk pada data dan angka statistik dalam memimpin roda pemerintahan. Langkah ini ditegaskan sebagai instrumen mutlak untuk mengekselerasi visi besar pembangunan daerah menuju “Sulut Maju”.

​Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Yulius saat menghadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) di Aula Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Selasa (30/6/2026).

Example 300x600

​Di hadapan forum, Gubernur Yulius Selvanus SE menyampaikan bahwa angka-angka statistik bukanlah deretan digit mati, melainkan sebuah “rapor” objektif untuk mengukur keberhasilan kinerja pemerintahan secara jujur dan transparan.

​”Ada yang menyindir saya suka bermain angka-angka. Padahal angka itulah tolak ukur seorang gubernur membuat rencana. Sama seperti sekolah yang punya rapor, pemerintah juga harus punya rapor,” tegas Yulius.

Secara metodologis, Gubernur Yulius menjelaskan bahwa membangun daerah berpenduduk jutaan jiwa tidak boleh mengandalkan intuisi, tebak-tebakan, apalagi sekadar asumsi indah di balik meja kerja.

Baca juga:   Randito Maringka Lantik Komite Ekonomi Kreatif Kota Bitung 2025-2030

​Ia menganalogikan data statistik sebagai cermin akuntabilitas eksekutif kepada rakyat. Melalui indikator angka yang valid, pemerintah daerah dapat memetakan secara presisi wilayah atau sektor mana yang rapornya masih merah, sedang, atau sudah menunjukkan tren positif.

​”Dari situ kita tahu apakah hasilnya masih merah, sedang, atau sudah baik. Itu menjadi standar untuk merencanakan pembangunan agar ke depan lebih baik lagi. Bagaimana kita mau memulai pekerjaan kalau belum memiliki data? Dari data itulah kita menyusun program pembangunan ke depan, termasuk perencanaan tahun 2027 yang saat ini sedang berjalan,” jelasnya secara gamblang.

​Komitmen kuat Yulius yang selalu melandaskan kebijakan pada basis data valid ini langsung membuahkan pengakuan di tingkat pusat. Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, yang hadir langsung di Manado, mendaulat Yulius Selvanus sebagai kepala daerah pertama di Indonesia yang memberikan dukungan total terhadap pelaksanaan program strategis nasional Sensus Ekonomi 2026.

Baca juga:   Target Swasembada Pangan di Sulut, Gubernur Yulius dan Wagub Victor Serahkan Bantuan Alsintan dan Bibit di Poigar Bolmong

​”Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya karena beliau merupakan gubernur pertama yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ini patut menjadi contoh bagi kepala daerah lainnya,” ujar Sonny.

​Berkat respons cepat sang gubernur, kesiapan administrasi jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kini melesat dan tercatat sebagai salah satu yang tertinggi dan paling matang di level nasional.

​Sensus Ekonomi 2026 kali ini menggunakan pendekatan mutakhir dengan mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) melalui aplikasi khusus untuk validasi data secara real-time dari tingkat kabupaten/kota hingga pusat. Petugas di lapangan akan menyisir langsung dari rumah ke rumah (door-to-door) untuk memotret kondisi riil pendapatan, pekerjaan, hingga sektor ekonomi yang menjadi sumber penghidupan keluarga di Sulut.

Instruksi Tegas: Delapan Minggu Kejar Target 100 Persen
​Meskipun kesiapan administrasi Sulut dipuji sebagai yang terbaik di Indonesia, Yulius enggan cepat puas. Mengetahui realisasi fisik pelaksanaan sensus di lapangan saat ini baru menyentuh angka 19,32 persen, ia langsung memasang target tinggi dan menginstruksikan seluruh bupati dan walikota di Sulawesi Utara untuk bergerak agresif.

Baca juga:   Perdana Pelatihan Konektivitas Digital Kolaborasi Indosat Ooredoo Hutchison, BPPTIK Kominfo, dan Cisco di Minahasa Utara

​Waktu krusial yang tersisa sekitar delapan minggu ke depan diminta Yulius untuk dimaksimalkan demi mengamankan akurasi cetak biru pembangunan Bumi Nyiur Melambaikan.

​”Saya perintahkan seluruh pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota untuk bersama-sama membantu pelaksanaan sensus ini. Kita masih punya waktu delapan minggu lagi. Mari kita bekerja keras agar target 100 persen bisa tercapai,” perintah Yulius dengan nada tegas.

​Menutup arahannya, jenderal bintang dua ini juga mengajak seluruh elemen masyarakat Sulawesi Utara untuk bersikap kooperatif dan menyambut baik kedatangan para petugas sensus di rumah masing-masing demi kesuksesan Satu Data Ekonomi daerah yang valid dan berdaya guna.

Example 300250
Example 120x600
Example 300250 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *