Matuari (Bitung), SUDARA.ID – Pemerintah Kota Bitung terus mematangkan komitmennya dalam menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung lapisan masyarakat paling bawah. Melalui program percepatan pembangunan dari tingkat kelurahan, Pemkot Bitung resmi merampungkan pemasangan tiang dan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di 16 titik lokasi krusial yang tersebar di delapan kelurahan se-Kecamatan Matuari.
Langkah konkret ini disambut antusias oleh warga setempat. Selain mengubah wajah kawasan yang sebelumnya gelap menjadi terang benderang, kehadiran PJU ini terbukti meningkatkan rasa aman serta menekan potensi kecelakaan lalu lintas maupun tindak kejahatan di malam hari.
Michael Rambing, warga kelurahan Sagerat, mengungkapkan rasa syukurnya atas realisasi bantuan penerangan tersebut. Menurutnya, keberadaan PJU sangat vital bagi keamanan lingkungan tempat tinggal mereka.
”Saya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Bitung. Lampu jalan ini sangat bermanfaat, membantu menjaga keamanan lingkungan terutama untuk daerah-daerah rawan dan mengurangi tingkat kecelakaan karena kondisi jalan dan kompleks sekarang sudah terang,” ujar Michael.
Hal senada disampaikan oleh Yoseph Youce Sumuruk yang akrab disapa Oce, tokoh masyarakat Kecamatan Matuari. Ia menilai kebijakan ini sangat selaras dengan visi kepemimpinan Walikota Bitung, Hengky Honandar, S.E., yang berfokus pada pemerataan pembangunan dari pinggiran.
”Semoga program-program Pemerintah Kota Bitung yang pro-rakyat tetap dilanjutkan dan ditingkatkan, terutama untuk masyarakat di kelurahan. Hal ini selaras dengan misi Bapak Walikota Bitung, Hengky Honandar, membangun dari kelurahan untuk pemerataan ekonomi yang berkeadilan,” tegas Oce.
Oce juga menyoroti perubahan signifikan di sejumlah titik rawan, seperti di Kelurahan Manembo-Nembo Atas yang sebelumnya tergolong lokasi paling gelap dan minim pencahayaan. Di kawasan tersebut, warga sebelumnya kerap merasa was-was saat beraktivitas malam, termasuk ketika hendak melintas atau membuang sampah.
Camat Matuari, Fonda Orah, S.Sos., menjelaskan bahwa pengadaan lampu penerangan jalan ini merupakan respons cepat Pemkot Bitung melalui pihak kecamatan untuk merespons kebutuhan mendesak warga di lapangan.
”Saat ini pengadaan PJU difokuskan pada dua titik di tiap kelurahan. Penentuannya dilakukan secara terukur, yaitu menyasar akses jalan menuju tempat ibadah serta area sekitar Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sampah yang selama ini minim pencahayaan,” terang Fonda kepada awak media.
Fonda mengapresiasi perhatian besar yang diberikan Wali Kota Hengky Honandar terhadap aksesibilitas dan kenyamanan masyarakat Kecamatan Matuari.
”Pemerintah Kota Bitung, khususnya Bapak Wali Kota Hengky Honandar, S.E., sangat luar biasa. Lewat program membangun dari kelurahan, penerangan jalan ini dapat terakomodasi sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang dan nyaman di malam hari,” tambahnya.
Meskipun 16 titik awal PJU telah berfungsi optimal dan membawa dampak positif bagi mobilitas warga, pihak kecamatan menyadari bahwa masih terdapat sejumlah ruas jalan kompleks pemukiman yang membutuhkan intervensi serupa. Ke depan, dukungan bertahap dari Pemkot Bitung tetap dibutuhkan guna memastikan seluruh sudut wilayah Matuari terjangkau penerangan yang layak demi mewujudkan visi besar Bitung Terang.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Bitung juga telah memasang 33 titik lampu penerangan jalan di Kecamatan Ranowulu sebagai bagian dari komitmen pemerataan penerangan di wilayah Kota Bitung.
















